Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Transaksi Pasar Modal Lampung Rp27,5 Triliun per Agustus 2026
Kepala Kantor Perwakilan BEI Provinsi Lampung, Hendi Prayogi memaparkan kinerja pasar modal Lampung kepada awak media, Jumat (25/9/2026). (IDN Times/Martin L Tobing).
  • Total transaksi pasar modal Lampung mencapai Rp27,5 triliun hingga Agustus 2026, melonjak 145,5 persen secara tahunan dari Rp11,2 triliun pada periode sama 2025.
  • Jumlah investor pasar modal Lampung mencapai 365.270 SID, melampaui capaian sepanjang 2025. Investor usia 18-25 tahun mendominasi 38,4 persen, sementara karyawan swasta menjadi profesi terbanyak.
  • Bandar Lampung menyumbang 28 persen investor, diikuti Lampung Tengah dan Lampung Selatan. BEI Lampung mengandalkan sosialisasi serta 31 Galeri Investasi untuk edukasi dan perluasan investor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung mencatat total transaksi pasar modal Lampung per Agustus 2026 mencapai Rp27,5 triliun. Nilai transaksi itu naik 145,5 persen year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama Januari-Agustus 2025 diangka 11,2 triliun.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan BEI Provinsi Lampung, Hendi Prayogi, naiknya transaksi pasar modal 2026 dipicu beberapa aspek. Satu pemicunya, bertambahnya jumlah investor tahun ini berbanding lurus dengan jumlah transaksi.

"Faktor pendukung lainnya adalah, semakin banyak investor tertarik berinvestasi di pasar modal. Lampung ini urutan ketiga di Sumatera setelah Sumatra Utara dan Sumatra Selatan untuk jumlah investor pasar modal dan transaksi," jelas Hendi dalam Media Update Pasar Modal Lampung di Cafe Eclatte Gourmand Bandar Lampung, Jumat (25/9/2026).

1. Lampung punya 365.270 investor pasar modal

ilustrasi pasar modal (freepik.com/pvproductions)

Terkait investor pasar modal di Lampung Hendi mengatakan, jumlahnya mencapai 365.270 hingga per Agustus 2026 merujuk Single Investor Identification (SID). Jumlah itu melebihi pencapaian sepanjang 2025 sebesar 267.908 SID.

Apabila merujuk usia investor imbuh Hendi, gen z menjadi investor terbesar dengan rentang umur 18-25 tahun atau presentasenya mencapai 38,4 persen. Peringkat kedua investor terbesar usia 31-40 tahun (22,2 persen) dan usia 41 tahun ke atas (13,1 persen).

Dari sisi profesi investor pasar modal Lampung ia mengatakan, karyawan swasta menduduki posisi teratas sebesar 35 persen. Peringkat kedua berlatar profesi pengusaha 18 persen lalu disusul pelajar dan lainnya masing-masing 17 persen.

2. Bandar Lampung kota terbesar investor

Tugu Adipura Kota Bandar Lampung (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Hendi mengatakan, fakta unik lainnya terkait investor pasar modal di Lampung berdasarkan sebaran daerah. Bandar Lampung sebagai ibukota provinsi masih bercokol di peringkat pertama 28 persen.

"Peringkat kedua Lampung Tengah 13 persen dan peringkat ketiga Lampung Selatan 11 persen. Hal menarik dari sebaran daerah investor ini adalah, Kota Metro notabene identik dengan kota pendidikan di Lampung jumlah investornya baru tiga persen," paparnya.

Hendi optimistis, prospek investasi pasar modal di Lampung 2026 dan tahun berikutnya masih cerah. Kantor Perwakilan BEI Lampung pun bakal terus intens sosialisasi seputar pasar modal untuk mendongkrak bertambahnya investor baru dan nilai transaksi.

3. Maksimalkan Galeri Investasi BEI

Ilustrasi pergerakan pasar modal di galeri investasi. (IDN Times/Holy Kartika)

Hendi menjelaskan, salah satu cara dilakukan untuk mendongkrak bertambahnya investor baru dan nilai transaksi adalah membuka Galeri Investasi BEI. Galeri Investasi BEI adalah tempat edukasi dan pusat informasi pasar modal berada di kampus, sekolah, desa, bahkan hingga kantor pemeritah daerah. Tujuannya mengenalkan pasar modal serta memberi kesempatan belajar praktik investasi.

Program ini memakai konsep kerja sama pihak: BEI, pendidikan dan pemerintah daerah hingga perusahaan sekuritas. Galeri dapat menyediakan materi serta informasi pasar modal dan untuk transaksi saham, pengunjung menggunakan layanan perusahaan sekuritas mitra.

Di Lampung Hendi menjelaskan, di Provinsi Lampung hingga saat ini terdapat lima belas Galeri Investasi BEI di perguruan tinggi, tiga Galeri Investasi BEI di pemerintah kabupaten/kota, delapan Galeri Investasi BEI Desa, dan lima Galeri Investasi Edukasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article