Selain sabu, polisi mengamankan 1.929 pieces etomidate, 7 jeriken etomidate cair atau sekitar 8,4 liter, uang tunai Rp251,5 juta, empat mobil, serta sembilan handphone.
Sepak Terjang Irjen Helfi Assegaf Setahun Jabat Kapolda Lampung

- Irjen Helfi Assegaf dimutasi dari jabatan Kapolda Lampung setelah menjabat sejak 24 September 2025; Brigjen Pol. Yustan Alpiani ditunjuk sebagai penggantinya.
- Selama memimpin Polda Lampung, Helfi menangani pengungkapan kasus kriminal, termasuk narkoba jaringan internasional, dugaan penimbunan BBM di Pesawaran, dan tambang emas ilegal di Way Kanan.
- Polda Lampung meraih penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden, sementara Helfi menerima apresiasi Kompolnas atas pelayanan masyarakat dan menunjukkan perhatian kepada anggota di lapangan.
Bandar Lampung, IDN Times - Irjen Helfi Assegaf menjabat Kapolda Lampung sejak 24 September 2025. Baru setahun menjabat, kini ia dimutasi Kapolri.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Posisi Kapolda Lampung selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Yustan Alpiani yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Helfi Assegaf kini dimutasi menjadi perwira tinggi (Pati) Bareskrim Polri untuk penugasan di luar struktur. Itu seiring informasi promosi ke jabatan bintang tiga di lingkungan kementerian.
Berikut IDN Times rangkum sepak terjang Irjen Helfi Assegaf selama menjabat Kapolda Lampung.
1. Ungkap berbagai kasus kriminal dan tindak pidana

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf saat konfrensi pers di Polda Lampung. (IDN Times/Muhaimin) Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan, sebelum memimpin Polda Lampung, Helfi pernah mengemban tugas sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pangan Polri dan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya di bidang penegakan hukum, khususnya penanganan tindak pidana ekonomi dan persoalan tata niaga pangan.
Menurut Yuni, selama memimpin Polda Lampung, Helfi turut memberikan perhatian terhadap pengungkapan berbagai kasus kriminal dan tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Ia menyebut, sejumlah pengungkapan kasus menjadi bagian dari catatan kinerja Helfi selama menjabat Kapolda Lampung.
2. Penanganan perkara di Lampung

Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf saat berada di gudang solar ilegal. (IDN Times/Muhaimin) Yuni mengatakan, penanganan perkara mencakup sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Pesisir Barat, Pesawaran, dan Way Kanan. Kasus-kasus yang diungkap meliputi tindak pidana narkoba jaringan internasional, dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di Pesawaran, serta aktivitas pertambangan emas ilegal di Way Kanan.
Teranyar pekan lalu, Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan membongkar dua kasus peredaran narkoba jaringan internasional yang menghubungkan Aceh, Jakarta hingga Malaysia. Pengungkapan dilakukan dalam rentang pertengahan September hingga awal Oktober 2026. Polisi menangkap tujuh tersangka dan menyita barang bukti dalam jumlah besar, termasuk 89 kilogram sabu.
Yuni turut menyinggung sisi personal Helfi, terutama kepeduliannya terhadap anggota yang bertugas di lapangan. Salah satu yang disebutnya adalah kedekatan dan perhatian Helfi kepada almarhum Arya Supena, anggota Intelijen Polda Lampung yang gugur ditembak begal 9 Mei 2026.
3. Polda Lampung peroleh penghargaan dari Presiden

Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Pasir Gintung, Rabu (11/3/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Yuni juga menyampaikan, Polda Lampung memperoleh penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap institusi Polri atas pengabdian dan kontribusinya kepada masyarakat serta negara.
Helfi juga mendapatkan penghargaan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari catatan apresiasi terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan publik.
Kepedulian tersebut melengkapi catatan pengabdian Helfi selama memimpin Polda Lampung, di tengah pelaksanaan tugas penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat.























