Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Mahmudin mengatakan, pembatalan keberangkatan calon jamaah haji ini karena pemerintah mengedepankan kesehatan para jamaah supaya terhindar dari virus COVID-19. "Pandemik COVID-19 ini masih ada," ujarnya.
Selain itu diketahui bahwa Saudi Arabia belum bersedia mengumumkan penyelenggaraan ibadah haji. Sebab, mutasi virus corona masih banyak dan persediaan vaksin masih langka.
Tercatat, sudah ada empat mutasi virus corona yang dianggap mengkhawatirkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Pertama, varian B117 yang kali pertama muncul di Inggris.
Kedua, varian P1 yang muncul di Brasil. Ketiga, B1351 yang muncul di Afrika Selatan dan keempat, B1617 yang muncul di India. Semua varian baru corona itu dikonfirmasi lebih cepat menyebar antar manusia.