Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Lampung Percepat Layanan Digitalisasi Aplikasi Lampung-In
ilustrasi aplikasi Android (unsplash.com/Viralyft)
  • Pemprov Lampung mempercepat transformasi digital lewat aplikasi Lampung-In sebagai platform layanan terpadu untuk meningkatkan efisiensi birokrasi dan kemudahan akses publik.
  • Dua layanan utama yang diintegrasikan adalah Saibara untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SP4N LAPOR sebagai sistem pengelolaan pengaduan masyarakat.
  • Integrasi ini bertujuan menghapus ego sektoral antar aplikasi, menyatukan data pemerintahan, serta menghadirkan layanan publik yang transparan, cepat, dan mudah diakses seluruh warga Lampung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pengembangan aplikasi Lampung-In sebagai platform layanan digital terpadu untuk meningkatkan efisiensi birokrasi dan integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
  • Who?
    Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik serta Inspektorat Provinsi Lampung memimpin koordinasi percepatan integrasi aplikasi tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dengan cakupan layanan hingga seluruh kabupaten dan kota di wilayah provinsi tersebut.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Sabtu, 21 Februari 2026, dengan rencana pertemuan teknis intensif dimulai Senin hingga Jumat pekan berikutnya.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk menghapus ego sektoral antar aplikasi pemerintah daerah serta mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan, efisien, dan mudah diakses masyarakat.
  • How?
    Pemprov Lampung melakukan sinkronisasi aplikasi OPD dengan Lampung-In melalui koordinasi tim teknis programmer dan integrasi dua layanan utama: Saibara serta SP4N LAPOR ke dalam satu platform digital terpadu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan transformasi digital dan efisiensi birokrasi melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik terintegrasi. Salah satu langkah strategis lewat penguatan aplikasi Lampung-In sebagai platform layanan digital terpadu.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, progres pengembangan Lampung-In kini difokuskan pada sinkronisasi dengan berbagai aplikasi yang telah dikembangkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Intinya, tim pendukung teknis silakan berkoordinasi di tingkat programmer agar sistem Saibara bisa segera terintegrasi ke dalam Lampung-In. Kita ingin layanan semakin baik dan memudahkan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

1. Usung dua layanan utama

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan. (Dok. Pemprov Lampung).

Marindo menjelaskan, dua layanan utama yang menjadi prioritas integrasi Lampung-In yakni Saibara, sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta SP4N LAPOR sebagai sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) bersama Inspektorat Provinsi Lampung untuk menggelar pertemuan teknis intensif mulai Senin hingga Jumat pekan depan.

"Pertemuan ini penting dan akan difokuskan pada integrasi penuh layanan SP4N LAPOR ke dalam platform Lampung-In," ucapnya.

2. Cakup pelayanan hingga kabupaten/kota

Launching Samsat Digital Drive Thru di di Jalan Jaksa Agung RI R. Soeprapto, Bandar Lampung, Senin (21/4/2025). (Dok. Pemprov Lampung).

Integrasi SP4N LAPOR menjadi penting karena layanan tersebut mencakup pengaduan masyarakat tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi hingga seluruh kabupaten dan kota di Lampung.

“Integrasi ini krusial agar masyarakat cukup mengakses satu platform untuk menyampaikan aduan dan mendapatkan layanan,” katanya.

3. Hapus ego sektoral antar aplikasi

ilustrasi aplikasi WhatsApp di smartphone (unsplash.com/Dimitri Karastelev)

Marindo turut menegaskan, pengembangan Lampung-In bertujuan menghapus ego sektoral antar aplikasi, serta mewujudkan integrasi data yang solid di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Selain itu, Pemprov Lampung berharap langkah ini dapat mempercepat layanan publik yang lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Ke depan kita usahakan hanya ada satu aplikasi, satu data, dan satu informasi di Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu melalui Lampung-In,” imbuh sekdaprov.

Editorial Team