Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Misteri Jenazah Wanita di Kebun Sawit Mesuji, Satu Pria Diselidiki
Polisi mengevakuasi jenazah Yulia, wanita ditemukan tewas terlungkup di area perkebunan sawit Kabupaten Mesuji. (Dok. Polres Mesuji).
  • Polisi Mesuji menyelidiki kematian Yulia (38), warga Desa Nipah Kuning, yang ditemukan terlungkup di perkebunan sawit Desa Gedung Boga.

  • Yulia terakhir diketahui pergi bersama pria berinisial J; keluarga telah mengetahui kabar kematiannya dan kerabat masih dimintai keterangan.

  • Penyebab kematian belum dipastikan karena polisi menunggu pemeriksaan patologi anatomi dan toksikologi, sambil mendalami aktivitas korban sebelum ditemukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mesuji, IDN Times - Polisi mengungkap fakta baru terkait penemuan jenazah Yulia (38), perempuan ditemukan terlungkup di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, korban Yulia merupakan warga Desa Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji diketahui terakhir kali bepergian bersama seorang pria berinisial J.

"Korban pergi dengan seseorang pria berinisial J. Ini masih dalam materi penyelidikan kami," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).

1. Keluarga sudah mengetahui korban meninggal

Warga menemukan jenazah wanita anonim kondisi hampir setengah telanjang di area perkebunan sawit di Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Mesuji. (IDN Times/Istimewa).

Firdaus menyampaikan, pihak keluarga korban juga telah mengetahui kabar meninggalnya Yulia. Polisi juga masih mendalami rangkaian peristiwa, sebelum korban ditemukan tak bernyawa di lokasi perkebunan.

Diketahui, penemuan jasad Yulia sebelumnya sempat menggemparkan warga, setelah tubuh dalam kondisi bagian atas hampir setengah telanjang ditemukan dalam posisi terlungkup di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga.

"Korban diketahui berstatus janda, saksi dari pihak keluarga juga masih terus kami mintai keterangannya," ucap dia.

2. Penyebab kematian belum bisa dipastikan

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Yulia, sebab, tim medis disebut masih harus melakukan serangkaian pemeriksaan patologi anatomi terhadap bagian tubuh korban.

"Hasil autopsi belum bisa ditentukan penyebab kematian korban, karena harus melakukan pemeriksaan patologi anatomi," jelas Firdaus.

3. Bakal dilakukan pemeriksaan patologi dan toksikologi

ilustrasi otopsi. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kasatreskrim Polres Mesuji, Iptu Adi Setiawan menambahkan, pemeriksaan lanjut terhadap jenazah korban Yulia juga akan mencakup patologi dan toksikologi.

Sehingga polisi belum bisa memberikan kesimpulan terkait hasil awal autopsi, karena masih menunggu seluruh hasil pemeriksaan medis sebelum menentukan penyebab kematian korban.

"Kita tunggu hasil ini keluar dulu ya. Mohon waktunya. Penyidik juga masih mendalami berbagai informasi terkait aktivitas korban," imbuh Kasatreskrim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article