Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Identitas Jasad Wanita di Kebun Sawit Mesuji, Polisi Tunggu Autopsi

Kab. Mesuji
2 min read
Identitas Jasad Wanita di Kebun Sawit Mesuji, Polisi Tunggu Autopsi
Polisi mengevakuasi jenazah Yulia, wanita ditemukan tewas terlungkup di area perkebunan sawit Kabupaten Mesuji. (Dok. Polres Mesuji).
  • Polisi mengidentifikasi jenazah perempuan di perkebunan sawit Desa Gedung Boga sebagai Yulia (38), warga Nipah Kuning, Mesuji; jenazah ditemukan hampir setengah telanjang di pinggir jalan.

  • Dua pelajar menemukan Yulia dalam posisi terlungkup sekitar pukul 07.00 WIB di Blok 13, lalu melapor kepada warga dan polisi yang segera melakukan olah TKP.

  • Pemeriksaan luar belum menemukan tanda kekerasan maupun barang bukti lain selain pakaian korban. Jenazah diautopsi di RS Bhayangkara, sementara polisi menyelidiki aktivitas korban sebelum meninggal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mesuji, IDN Times - Polisi akhirnya mengidentifikasi sosok jasad perempuan ditemukan tergeletak di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Senin (12/10/2026).

Korban diketahui bernama Yulia (38) warga Nipah Kuning, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji. Ia sebelumnya ditemukan dalam kondisi tergeletak hampir setengah telanjang di pinggir jalan area perkebunan sawit Blok 13.

"Ya, korban sudah berhasil diidentifikasi atas nama Yulia. Saat ini, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun dikonfirmasi.

  1. 1. Korban ditemukan saksi pelajar

    Warga menemukan jenazah wanita anonim kondisi hampir setengah telanjang di area perkebunan sawit di Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Mesuji
    Warga menemukan jenazah wanita anonim kondisi hampir setengah telanjang di area perkebunan sawit di Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Mesuji. (IDN Times/Istimewa).

    Yuni menjelaskan, korban Yulia ditemukan oleh dua orang saksi pelajar saat melintasi kawasan perkebunan kelapa sawit Blok 13, Desa Gedung Boga sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, kedua saksi melihat sosok seseorang dalam posisi terkelungkup di pinggir jalan area perkebunan.

    Atas penemuan tersebut, kedua saksi langsung menuju Desa Gedung Sri Mulyo untuk mencari warga sekaligus melaporkan ihwal penemuan tersebut.

    "Laporan itu kemudian diteruskan kepada personel Polsek Way Serdang. Polisi bersama tim identifikasi dan dokkes Polres Mesuji langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP," ungkap Yuni.

  2. 2. Polisi tak temukan tanda kekerasan

    Warga menemukan jenazah wanita anonim kondisi hampir setengah telanjang di area perkebunan sawit di Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Mesuji
    Warga menemukan jenazah wanita anonim kondisi hampir setengah telanjang di area perkebunan sawit di Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Mesuji. (IDN Times/Istimewa).

    Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter Rumah Sakit Begawe Caram Kabupaten Mesuji, Yuni melanjutkan, polisi menyebut belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

    Di lokasi kejadian, petugas juga hanya menemukan pakaian yang dikenakan korban berupa baju biru langit dan celana jeans biru, serta tidak ditemukan barang bukti lainnya di sekitar lokasi penemuan.

    "Dari pemeriksaan luar tidak bekas kekerasan. Meski demikian, kami tetap membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi," tegasnya.

  3. 3. Tunggu hasil autopsi

    Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung
    Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Istimewa).

    Yuni menambahkan, proses autopsi diperlukan untuk memastikan penyebab kematian korban Yulia. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.

    Selain itu, polisi juga masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan terkait keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal dunia di kawasan perkebunan tersebut.

    "Untuk mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban, kami masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik," imbuh kabid humas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More