Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Korban Tewas Perang Sarung di Lampung: Lemas Trauma Kena Benda Tumpul
Ilustrasi jenazah
  • Levino Rafa Fadila (14) meninggal lemas akibat trauma benda tumpul di kepala
  • Penyidik menemukan motif perang sarung karena ajakan rekan korban melalui pesan WhatsApp
  • Peristiwa perang sarung bermula dari janji antara dua kelompok remaja dan berakhir dengan kematian Levino
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Levino Rafa Fadila (14), korban tewas akibat tawuran perang sarung antardesa di Kabupaten Lampung Selatan meninggal lemas dikarenakan trauma benda tumpul di bagian kepala.

Penyebab kematian remaja asal Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan itu berdasarkan hasil autopsi jasad korban telah dilakukan di RSUD Bob Bazar Kalianda.

"Hasil sementara korban dinyatakan meninggal lemas dikarenakan trauma benda tumpul di kepala. Kemudian memar di punggung dan luka pada lutut," ujar Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin dikonfirmasi, Rabu (20/3/2024).

1. Korban diajak rekan via pesan WA

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin. (DOK. Polres Lampung Selatan).

Lebih lanjut Yusriandi mengatakan, pihaknya kini masih menunggu keterangan resmi hasil uji dari laboratorium pihak rumah sakit telah dijadwalkan keluar dalam waktu dekat.

Ihwal 22 saksi telah diperiksa keterangan dan klarifikasi, mereka rata-rata merupakan masih di bawah umur dan duduk di bangku SMP dan SMA asal Desa Kecapi maupun Desa Pematang.

"Hasil pemeriksaan, motif perang sarung ini karena ada ajakan dari rekan korban melalui pesan WhatsApp. Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat-alat bukti yang digunakan oleh para pelajar dalam perang sarung tersebut," ungkap kapolres.

2. Sempat dibubarkan warga

Korban LRF disemayamkan di rumah duka. (IDN Times/Istimewa).

Yusriandi melanjutkan, peristiwa perang sarung tersebut bermula dari korban bersama teman-temannya berasal Desa Kecapi mengatur janji dengan kelompok remaja anak-anak dari Desa Pematang terletak bertetangga desa.

Kemudian mereka berkumpul melakukan permainan perang sarung, lokasinya tidak jauh dari lokasi lapangan voli.

"Sempat dibubarkan oleh warga, namun masih terjadi kejar-kejaran terhadap korban dan teman-temannya, sehingga mengakibatkan korban Levino Rafa Fadila meninggal dunia dikarenakan mati lemas ya," imbuhnya.

3. Polisi cari alat digunakan perang sarung

Remaja diamankan diduga hendak perang sarung. (IDN Times/Istimewa)

Pascakejadian tersebut, Yusriandi menambahkan, Polres Lampung Selatan langsung bertindak cepat mendatangi tokoh-tokoh dari kedua desa, untuk memberikan imbauan agar tidak meluas dan menyerahkan kasus ini kepada Polres Lampung Selatan.

Kini penyidik kepolisian setempat baru mengamankan barang bukti berupa satu pasang sandal dan satu set pakaian milik korban.

“Kita saat ini masih mencari tahu alat apa yang digunakan saat perang sarung, apakah hanya sarung saja, atau ada sarung yang dibuntal bahkan ada yang diisi batu. Itu yang masih kita dalami,” tandas kapolres.

Editorial Team

Related Article