Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 6 Oktober 2026, Waspada Gelombang 2,7 Meter

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 6 Oktober 2026, Waspada Gelombang 2,7 Meter
ilustrasi gelombang tinggi (pexels.com/Ondosan Sinaga)
  • BMKG mengeluarkan kewaspadaan perairan Lampung pada 5–8 Oktober 2026, terutama Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.
  • Pada 6 Oktober, gelombang diprakirakan naik dari sekitar 2 meter dini hari menjadi 2,6–2,7 meter pada malam hari di dua wilayah tersebut.
  • Angin timur hingga selatan berkecepatan 2–22 knot, dengan embusan 22–25 knot, berpotensi menyulitkan perahu nelayan, kapal wisata, dan pelayaran sore hingga malam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Selasa (6/10/2026) perlu diwaspadai, khususnya di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan. Peringatan ini berlaku 5–8 Oktober 2026.

Data BMKG menunjukkan gelombang di Perairan Barat Lampung sekitar 2,1 meter–2,4 meter pada siang hari dan meningkat menjadi 2,6 meter–2,7 meter pada malam hari. Sementara di Selat Sunda Selatan Lampung, gelombang diprakirakan mencapai 2,3–2,4 meter pada siang hingga sore, kemudian meningkat menjadi 2,5–2,6 meter pada malam hari.

Angin umumnya bergerak dari timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 2–22 knot. Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.

  1. 1. Perkembangan sepanjang 6 Oktober

    ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)
    ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)
    • Dini hari–pagi: gelombang sekitar 2 meter di perairan barat dan Selat Sunda Selatan.
    • Siang: gelombang meningkat sekitar 2,2–2,4 meter.
    • Sore: Perairan Barat Lampung mulai masuk kategori tinggi, sekitar 2,6 meter, sementara Selat Sunda Selatan sekitar 2,5 meter.
    • Malam: kondisi makin perlu diwaspadai dengan gelombang sekitar 2,6–2,7 meter di kedua wilayah tersebut.

  2. 2. Imbauan untuk pelayaran

    Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)
    Ilustrasi berlayar (Pexels.com/Mike Bird)

    Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung menjadi titik yang paling perlu diwaspadai. Kecepatan angin dapat mencapai sekitar 22–25 knot saat terjadi embusan (gust), sementara gelombang dapat menembus 2,5 meter atau lebih.

    Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan perahu nelayan kecil, kapal wisata, maupun aktivitas penyeberangan/pelayaran, terutama ketika angin menguat pada sore hingga malam hari.

    3. Data perairan Lampung

    Wilayah Perairan

    Kondisi

    Tinggi Gelombang

    Angin

    Keterangan

    Perairan Barat Lampung

    Berawan tebal–udara kabur

    2,1–2,7 m

    Tenggara 10–13 knot, gust hingga 22 knot

    Sedang–tinggi

    Selat Sunda Selatan Lampung

    Berawan tebal–udara kabur

    2,0–2,6 m

    Tenggara 8–14 knot, gust hingga 25 knot

    Sedang–tinggi

    Teluk Lampung bagian Selatan

    Berawan

    Sekitar 1,2 m

    Timur–tenggara

    Sedang

    Teluk Lampung bagian Utara

    Udara kabur

    0,7–0,9 m pada dini hari

    Selatan–tenggara 2–7 knot

    Rendah

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More