Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kondisi Perairan Lampung 5 Oktober 2026, Gelombang Capai 2,5 Meter
ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)
  • BMKG memperingatkan gelombang hingga 2,5 meter di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan pada 5 Oktober 2026.
  • Di Perairan Barat Lampung, gelombang diprakirakan turun dari 2,5 meter dini hari menjadi 2,1 meter malam hari, dengan hembusan angin hingga 21 knot.
  • Teluk Lampung diprakirakan lebih tenang, sementara nelayan, kapal kecil, dan wisatawan diminta memantau cuaca maritim serta peringatan BMKG sebelum beraktivitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi perairan Lampung, Senin (5/10/2026), masih perlu diwaspadai, terutama di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan. Data BMKG menunjukkan, kedua wilayah tersebut masuk dalam peringatan gelombang tinggi dapat mencapai sekitar 2,5 meter.

Secara umum, angin bertiup dari sektor timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 2–20 knot, dan angin tertinggi berada di Perairan Barat Lampung serta Selat Sunda Selatan Lampung. Bagi nelayan dengan perahu kecil, kapal wisata, maupun masyarakat yang hendak melakukan aktivitas bahari, sebaiknya memperhatikan perkembangan cuaca maritim dan peringatan BMKG sebelum berangkat.

Berikut IDN Times sajikan kondisi perairan Lampung hari ini.

1. Perairan Barat Lampung paling perlu diwaspadai

ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)

BMKG memprakirakan gelombang mencapai 2,5 meter pada dini hari 5 Oktober. Kemudian berada di sekitar 2,3 meter sepanjang pagi hingga sore dan turun bertahap menjadi sekitar 2,1 meter pada malam hari.

Selain itu, angin dari tenggara sekitar 8–12 knot, dengan hembusan bisa mencapai 20–21 knot. Artinya, meskipun tinggi gelombang cenderung menurun sepanjang hari, kondisi laut tetap perlu diperhatikan oleh nelayan, kapal kecil, dan wisatawan yang beraktivitas di laut.

2. Selat Sunda Selatan juga berisiko

Ilustrasi gelombang sedang (Pexels.com/Sascha Thiele)

Selat Sunda Selatan Lampung juga masuk wilayah yang mendapat peringatan gelombang tinggi dari BMKG. Kondisinya berbeda cukup signifikan dengan perairan yang lebih terlindung di Teluk Lampung.

3. Teluk Lampung relatif lebih aman

ilustrasi gelombang laut (unsplash.com/splashabout)

Perairan yang terlindung seperti kawasan Teluk Lampung diprakirakan memiliki kondisi lebih tenang dibandingkan sisi barat Lampung dan Selat Sunda Selatan. Ini menjadi salah satu perbedaan utama kondisi laut Lampung pada 5 Oktober.

4. Data perairan Lampung

Wilayah Perairan

Cuaca

Angin

Tinggi Gelombang

Kondisi

Perairan Barat Lampung

Kabut–berawan tebal

Tenggara, 8–12 knot, gust 20–21 knot

2,1–2,5 m

Sedang–tinggi

Samudra Hindia Barat Lampung

Kabur–berawan

Timur–tenggara

Sekitar 2–2,5 m

Sedang–tinggi

Selat Sunda Selatan Lampung

Berawan tebal–kabur

Timur–tenggara

Sekitar 2–2,5 m

Sedang–tinggi

Selat Sunda Utara

Cerah berawan–berawan

Timur–tenggara

Relatif lebih rendah

Relatif kondusif

Teluk Lampung

Cerah berawan–berawan

Timur–selatan

Relatif rendah

Relatif tenang

Curated For You

Editorial Team

Related Article