Bandar Lampung, IDN Times - Berdasarkan data PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung hingga Agustus 2026, daya mampu sistem kelistrikan Lampung mencapai 1.836,9 megawatt (MW) dengan beban puncak tertinggi sebesar 1.532,12 MW. Kondisi tersebut memberikan reserve margin sebesar 304,7 MW sebagai salah satu indikator kesiapan sistem dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Selain itu, Lampung memiliki potensi energi baru terbarukan yang cukup besar. Hingga Agustus 2026, EBT mengambil porsi sekitar 49 persen dari komposisi pembangkit di Lampung, antara lain bersumber dari panas bumi, tenaga air, biogas, dan mikrohidro.
Hal tersebut disampaikan General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko saat rapat kerja bersama Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan beserta anggota dan stakeholder lainnya di Kantor PLN Lampung, Jumat (9/10/2026).
