Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
H+1 Arus Balik, Penumpang Bakauheni Tertinggi Dibanding Arus Mudik
Penampakan antrean kendaraan di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni pada H-3 Lebaran 2024 sekitar pukul 11.45 WIB. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Penumpang dan kendaraan arus balik Lebaran 2024 lebih banyak dibanding periode arus mudik
  • Pelabuhan Bakauheni mencatat 68.685 penumpang dan 15.534 kendaraan pada H+1, lebih tinggi dari periode arus mudik
  • Kondisi berbeda di Pelabuhan Merak dengan jumlah penumpang dan kendaraan yang lebih sedikit dibanding Pelabuhan Bakauheni
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Ada fakta unik layanan penyeberangan Pelabuhan Bakauheni merujuk data rekapitulasi Angkutan Lebaran 2024 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni. Fakta tersebut yakni, penumpang dan kendaraan arus balik  H+1 Idul Fitri (12 April 2024) jumlahnya lebih banyak dibanding penumpang rata-rata harian periode arus mudik dari H-10 hingga H-1 dan dua hari lebaran.

ASDP mencatat, sebanyak 68.685 penumpang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak Banten pada H+1 arus balik Lebaran 2024. Dari total tersebut rinciannya, 6.266 penumpang pejalan kaki dan 62.419 penumpang dalam kendaraan.

Jika dibandingkan periode arus mudik, jumlah penumpang tertinggi pada H-3 sebanyak 61.103 orang dan H-3 56.759 orang.

1. ASDP bilang ini

Kondisi kantong parkir di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni pada H-3 Lebaran 2024 sekitar pukul 11.45 WIB. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Tingginya jumlah penumpang pada H+1 arus balik juga berbanding lurus dengan jumlah kendaraan menyeberang dari Bakauheni menuju Merak. Periode terlapor tercatat, jumlah kendaraan mencapai 15.534 unit. Itu terdiri 5.872 kendaraan roda dua dan 9.662 kendaraan mobil (roda empat, bus, truk dan sebagainya).

Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Syaiful Harahap mengatakan, tingginya jumlah penumpang dan kendaraan pada H+1 arus balik karena faktor sebagian pemudik sudah mulai kembali ke Pulau Jawa,.

"Pergerakan pemudik berangsur-angsur terus mengalir hingga prediksi puncak (arus balik) pada hari Sabtu dan Minggu (13 dan 14 April 2024)," jelasnya saat dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (13/4/2024).

2. Penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Merak sedikit

Ratusan pemudik sepeda motor dikawal personel Satlantas Polres Lampung Selatan, Sabtu (6/4/2024) dini hari. IDN Times/Martin L Tobing.

Kondisi berbeda justru terjadi di Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Jumlah penumpang dan kendaraan yang diangkut lebih sedikit dibanding Pelabuhan Bakauheni

Merujuk data rekapitulasi ASDP H+1 tercatat, 37.500 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatra. Itu terdiri dari 3.491 penumpang pejalan kaki dan 34.009 penumpang dalam kendaraan.

Dari sisi jumlah kendaraan menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan periode terlapor tercatat mencapai 7.732 unit. Itu terdiri 2.521 kendaraan roda dua dan 5.211 kendaraan mobil (roda empat, bus, truk dan sebagainya).

3. Ada 34 kapal beroperasi

Ilustrasi Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. (IDN Times/Martin L Tobing).

Meski jumlah penumpang dan kendaraan pada H+1 arus balik tinggi, ternyata jumlah kapal beroperasi di Pelabuhan Bakauheni hanya 34 kapal dengan total 111 trip. Jumlah kapal itu lebih sedikit dibanding periode arus mudik H-5 hingga H-1 rata-rata 39 kapal.

Begitu juga trip penyeberangan dari Pelabuhan Merak Banten periode terlapor dilayani 31 kapal dengan total 115. Total 31 kapal itu perbandingannya sama dengan layanan penyeberangan arus mudik perioed H-10 dan H-7.

Editorial Team

Related Article