Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Diprediksi Ada 15.600 Pemudik Tambahan Arus Balik Pelabuhan Lampung

Diprediksi Ada 15.600 Pemudik Tambahan Arus Balik Pelabuhan Lampung
Penampakan antrean kendaraan di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni pada H-3 Lebaran 2024 sekitar pukul 11.45 WIB. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • Polda Lampung memprediksi penambahan 15.600 pemudik pada puncak arus balik Idul Fitri 2024 melintasi pelabuhan di Lampung.
  • Antisipasi titik rawan jalur mudik telah dilakukan dengan inventarisasi titik rawan bencana, kemacetan, dan lakalantas.
  • Kapolda Lampung mengimbau pemudik untuk merencanakan kepulangan dengan baik dan menetapkan tiga kategori green, yellow, dan red untuk antisipatif penumpukan kendaraan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Lampung Selatan, IDN Times - Polda Lampung memprediksi akan ada penambahan sekitar 15.600 pemudik pada puncak arus balik Idul Fitri 2024 akan melintasi pelabuhan di Lampung.

Hal ini disampaikan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika usai melakukan Rapat Koordinasi Penanganan Arus Balik Penyeberangan dari Bakauheni dan Panjang ke Merak dan Ciwandan 2024 dengan Menteri Perhubungan dan stakeholder terkait, Jumat (12/4/2024).

“Berdasarkan data per 11 April 2024 (arus mudik) total kendaraan yang melintas masuk dari Merak ke Bakauheni sejak H-10 itu sudah sekitar 156.000 kendaraan. Sehingga kami berasumsi kembalinya juga sama plus 10 persen,” katanya.

Ia menjelaskan angka 10 persen tambahan ini berasal dari asumsi adanya pemudik yang sebelumnya datang terlebih dahulu namun akan pulang bersama di puncak arus balik.

“Ini lah yang akan kami antisipasi untuk memberikan pelayanan terbaik saat kembali ke Pulau Jawa dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

1. Penanganan di titik rawan

Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan mudik Lebaran 2024. (IDN Times/Martin L Tobing).
Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan mudik Lebaran 2024. (IDN Times/Martin L Tobing).

Terkait antisipasi titik rawan jalur mudik, Helmy menyebutkan pihaknya telah melakukan inventarisasi titik rawan bencana, kemacetan, lakalantas, dan sebagainya. Semuanya sudah dipetakan untuk dilakukan upaya antisipasi.

“Seperti pada rawan kebencanaan, mitigasi dilakukan dengan cara mensiagakan BPBD. Sehingga jika ada bencana, responnya akan cepat untuk melakukan pertolongan pada masyarakat,” ujarnya.

Di Lampung Barat, ia menyebutkan ada titik rawan longsor di sana sehingga pihaknya telah menyiapkan alat berat sehingga jika terjadi longsor alat berat sudah bisa langsung dioperasikan. Kecuali jika terjadi longsong dengan penanganan berhari-hari maka akan diputar balik.

2. Antisipasi kemacetan

Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan mudik Lebaran 2024. (IDN Times/Martin L Tobing).
Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan mudik Lebaran 2024. (IDN Times/Martin L Tobing).

Helmy melanjutkan, titik rawan kemacetan selain jalan tol juga biasa terjadi di dua jalan lintas utama yakni Jalan Lintas Tengah dan Timur. Sehingga jika terjadi kemacetan di sana maka tidak boleh lebih dari satu jam sudah harus tertangani.

“Kalau di tol sendiri. Kemacetan itu juga terjadi saat pembayaran tol. Maka kita antisiapsi dengan cara berkoordinasi agar semua pintu tol beroperasi khususnya di puncak arus balik,” tambahnya.

Kapolda juga mengimbau kepada pemudik untuk merencanakan kepulangan dengan baik dengan cara cek kesehatan, cek kondisi kendaraan, cek saldo e-tol dan sebagainya. Jika kelelahan dapat beristirahat di rest area.

3. Antisipasi antrean dari gerbang Pelabuhan Bakauheni

Penumpukan kendaraan angkutan barang di dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni pada H-4 Lebaran 2024. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Penumpukan kendaraan angkutan barang di dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni pada H-4 Lebaran 2024. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Kapolda mengatakan, untuk langkah antisipatif penumpukan kendaraan dari gerbang Pelabuhan Bakauheni, Helmy mengatakan Polda Lampung sudah menetapkan tiga kategori green, yellow, dan red.

“Hijau artinya normal saja. Kalau yellow itu apabila antrean sudah sampai 1 km dari pintu gerbang pelabuhan. Jika terjadi kategori yellow maka akan dilakukan delaying system dengan cara mengalihkan beberapa kendaraan ke 5 rest area dan 4 buffer zone,” jelasnya.

Sementara kategori red adalah ketika antrian sudah lebih dari 4 km. Pada saat ini terjadi, semua rest area (8 rest area) dan buffer zone akan diaktifkan semua.

4. Selain Bakauheni, ada Pelabuhan BBJ dan Panjang

Pelabuhan Panjang Bandar Lampung melayani penyeberangan arus balik bagi pemudik sepeda motor menuju Pelabuhan Ciwandan Banten terhitung, Jumat (12/4/2024). (IDN Times/Martin L Tobing).
Pelabuhan Panjang Bandar Lampung melayani penyeberangan arus balik bagi pemudik sepeda motor menuju Pelabuhan Ciwandan Banten terhitung, Jumat (12/4/2024). (IDN Times/Martin L Tobing).

Helmy menjelaskan, di Lampung ada beberapa pelabuhan lain selain Bakauheni yang sudah diaktifkan yakni BBJ dan Pelabuhan Panjang. Pelabuhan Panjang akan melayani pemudik sepeda motor dan kendaraan barang roda empat yang kecil.

"Sedangkan BBJ adalah bagi mereka yang berasal di lintas timur. Polda Lampung juga sudah berkoordinasi dengan polres se-Lampung yang wilayahnya dilintasi pemudik roda dua untuk melaksanakan pengawalan ke pelabuhan-pelabuhan tersebut," ujar jenderal bintang dua ini.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rohmah Mustaurida
EditorRohmah Mustaurida

Latest News Lampung

See More