Ilustrasi panel surya. (IDN Times/Dhana Kencana)
Dewi mengatakan, selama ini Pemkab Tanggamus terus berupaya akses telekomunikasi dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Tanggamus. Caranya, mengusulkannya kepada provider maupun kepada pemerintah melalui BAKTI (Badan Aksesibiltas Telekomunikasi dan Informasi) Kementerian Kominfo.
“Atas usulan ke BAKTI, akan diberikan bantuan Internet Desa sebanyak 70 titik di empat kecamatan, yakni Pematangsawa, Kelumbayan, Kelumbayanbarat dan Cukuhbalak. Namun baru 28 yang akan direalisasikan dalam waktu dekat ini,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tanggamus, Sabaruddin menjelaskan, pihaknya terus mengupayakan agar seluruh wilayah Tanggamus terbebas dari blankspot. Dibangunnya tower BTS di Pekon Napal ini, menjawab kebutuhan masyarakat akan sinyal seluler di wilayah Kelumbayan.
Sebelumnya pembangunan tower ini direncanakan di tahun 2019, satu paket dengan tower BTS di Pekon Tengor, Kecamatan Cukuhbalak yang merupakan program CSR dari Telkomsel.
“Tentunya upaya ini akan terus kita lakukan, dan kita berharap kepedulian serta dukungan semua pihak, agar para provider dapat mengembangkan jaringannya ke wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Tanggamus, agar Tanggamus bebas blankspot,” kata Sabaruddin.