Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bocah Usia 3,5 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Pringsewu

Bocah Usia 3,5 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Pringsewu
Lokasi penemuan bocah hanyut meninggal di Pringsewu. (Dok. Polsek Gadingrejo).
Intinya Sih
  • Bocah laki-laki 3,5 tahun ditemukan meninggal di sungai Pringsewu
  • Saksi mata menemukan korban mengapung di sungai dan langsung mengevakuasi ke klinik
  • Korban tidak ditemukan tanda kekerasan, diduga meninggal karena kekurangan oksigen akibat tenggelam
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pringsewu, IDN Times - Bocah laki-laki usia 3,5 tahun ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia di aliran sungai Kabupaten Pringsewu, Selasa (12/3/2024) pukul 09.30 WIB. Korban diduga menjadi korban hanyut terseret arus sungai setempat.

Peristiwa penemuan korban terjadi di Wonokarto Pekon Wonodadi, Gadingrejo, Pringsewu. Rekaman video evakuasi korban tersebar luas di jejaring media sosial, terlihat bocah laki-laki diperkirakan berumur dibawah 4 tahun itu sudah dalam kondisi lemas seperti tidak bernyawa.

Bocah memakai pakaian bergambar Spiderman ini juga tampak tidak dikenali identitasnya oleh warga setempat turut mengevakuasi anak malang tersebut.

1. Ditemukan warga mengapung di bawah jembatan

Lokasi penemuan bocah hanyut meninggal di Pringsewu. (Dok. Polsek Gadingrejo).
Lokasi penemuan bocah hanyut meninggal di Pringsewu. (Dok. Polsek Gadingrejo).

Sutris (62), saksi mata di lokasi mengatakan, peristiwa ini diketahui olehnya sekira pukul 09.30 WIB. Awalnya, ia mendengar jeritan warga terdapat anak hanyut di sungai. Saat itu, saksi langsung berlari ke arah suara tidak jauh dari lokasi saksi bekerja.

Setiba di lokasi suara, saksi langsung melihat ke aliran sungai dan melihat bocah berpakaian merah biru terlihat mengapung di bawah jembatan beton.

"Saya langsung turun ke sungai dan mengevakuasi korban, lalu membawa ke klinik Kosasih Gadingrejo. Waktu ditemukan anak itu sudah dalam keadaan lemas tidak bergerak, tapi sepertinya dia belum lama hanyut tengelam," jelasnya.

2. Rumah korban dengan lokasi penemuan berjarak 1 Km

Lokasi penemuan bocah hanyut meninggal di Pringsewu. (Dok. Polsek Gadingrejo).
Lokasi penemuan bocah hanyut meninggal di Pringsewu. (Dok. Polsek Gadingrejo).

Ihwal peristiwa tersebut, Kapolsek Gadingrejo, AKP Nurul Haq membenarkan peristiwa penemuan jasad bocah hanyut di sungai dimaksud. Bocah itu bernama Muhammad Farid Abdilah usia 3,5 tahun, merupakan warga RW 3 Pekon Wonodadi.

Korban disebutkan telah ditemukan berjarak kurang lebih 1 kilometer dari rumahnya. Sedangkan rumah korban dari aliran sungai Way Nenep berjarak sekitar 10-15 meter.

"Jasad korban, saat ini sudah dibawa ke rumah orang tuanya untuk dilakukan proses pemakaman," ucapnya.

3. Jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan

ilustrasi dokter sedang melakukan otopsi (pexels.com/Raul Infante Gaete)
ilustrasi dokter sedang melakukan otopsi (pexels.com/Raul Infante Gaete)

Lebih lanjut Nurul menyampaikan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Ia juga mengungkapkan, hasil pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan pihak medis ditubuh korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan.

"Kami menduga sebab meninggalnya korban murni kekurangan oksigen akibat tenggelam. Kami masih terus menyelidiki sebab korban sampai bisa hanyut disungai," bebernya.

Ia pun mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan tidak lepas pengawasan terhadap anak-anaknya, terlebih tinggal disekitar bantaran sungai. "Kami imbau untuk lebih mengawasi anak-anaknya, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali," tandas kapolsek.

Share Article
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More