Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Anak Krakatau Belum Erupsi tapi Gempa, 7 Gempa Terekam sejak Dini Hari

Kab. Lampung Selatan
2 min read
Anak Krakatau Belum Erupsi tapi Gempa, 7 Gempa Terekam sejak Dini Hari
Aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan pada 12 Oktober 2026 pukul 06.00-12.00 WIB. (Dok. PVMBG Magma).
  • Gunung Anak Krakatau belum dilaporkan erupsi hingga Senin siang, meski statusnya telah naik dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga.

  • Sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, tercatat tujuh gempa: enam gempa hembusan dan satu gempa hybrid/fase banyak; microtremor juga masih terekam.

  • PVMBG melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi serta radius 1 kilometer di sektor barat laut dan tenggara pulau baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Kabupaten Lampung Selatan masih didominasi kegempaan setelah statusnya dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, pihaknya mencatat tidak terdapat laporan erupsi dari gunung api yang berada di Selat Sunda tersebut hingga Senin (12/10/2026) siang.

"Aktivitas vulkanik GAK berdasarkan hasil pemantauan terbaru masih menunjukkan adanya kegempaan. Kondisi ini menjadi bagian dari aktivitas gunung api, setelah peningkatan status ke Level III," ujarnya dikonfirmasi.

  1. 1. Tujuh gempa terekam hingga siang

    Erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat, 09 Oktober 2026, pukul 16:30 WIB
    Erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat, 09 Oktober 2026, pukul 16:30 WIB. (Magma ESDM).

    Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pukul 06.00-12.00 WIB, Senin (12/10/2026), Suwarno menyebutkan, tercatat empat kejadian gempa. Rinciannya tiga kali gempa hembusan dan satu kali gempa hybrid/fase banyak.

    Sebelumnya, pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, juga tercatat tiga kali gempa. Dengan demikian, total terdapat tujuh kejadian gempa yang terekam sejak tengah malam hingga siang hari.

    "Aktivitas kegempaan ini masih menjadi salah satu parameter yang terus dipantau petugas di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau," katanya.

  2. 2. Tidak ada laporan erupsi

    IMG_20261010_105146.jpg
    Anak Krakatau Kembali Siaga, Ini Rekomendasi Radius Aman Warga

    Meski kegempaan masih terekam, Suwarno menambahkan, aktivitas GAK pada periode pengamatan terbaru tidak menunjukkan adanya erupsi. Secara visual, gunung terpantau jelas hingga tertutup kabut.

    Selain itu, asap kawah bertekanan lemah hingga sedang terlihat berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang ,dengan ketinggian berkisar 10-50 meter dari atas puncak kawah.

    "Kami juga mencatat adanya tremor menerus atau microtremor juga masih terekam, dengan amplitudo 2-22 milimeter dan dominan 5 milimeter," jelas Suwarno.

  3. 3. Status masih Level III Siaga

    IMG-20260909-WA0012.jpg
    Pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui KRI Lepu-861 milik TNI AL, Rabu (9/9/2036). (Dok. BPBD Lampung).

    Suwarno mengatakan, masyarakat tidak perlu panik menyikapi peningkatan aktivitas GAK. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan karena status gunung api saat ini berada pada Level III (Siaga).

    Selain itu, ia mengingatkan, PVMBG merekomendasikan masyarakat maupun wisatawan tidak memasuki wilayah dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi GAK. Termasuk larangan memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

    "Untuk masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung diminta tetap tenang, serta tidak mempercayai isu mengenai erupsi GAK yang disebut dapat memicu tsunami. Ikuti informasi resmi dan arahan dari BPBD maupun instansi terkait," imbuh Suwarno.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More