Lampung Selatan, IDN Times — Delapan aki yang menjadi sumber daya sejumlah perangkat pemantauan diketahui hilang. Sementara belasan panel surya juga mengalami kerusakan akibat material erupsi.
Hal itu membuat pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Lampung Selatan masih menghadapi kendala.
Kondisi tersebut juga membuat pemulihan peralatan pemantauan GAK belum bisa dilakukan secara menyeluruh.
Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno, mengatakan, kehilangan delapan aki diketahui setelah tim mengecek angsung ke kawasan GAK.
"Kemarin setelah tim mendatangi GAK, ada delapan unit accu (aki) yang hilang dicuri," kata Suwarno, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, aki tersebut dibutuhkan untuk memasok energi bagi sejumlah perangkat pemantauan aktivitas gunung api. Karena jumlah aki yang tersedia terbatas, tim harus menentukan peralatan yang diprioritaskan untuk kembali dioperasikan.
