Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
community.idntimes.com
Plt Ketua Asprov PSSI Lampung Sumardji. (IDN Times/Muhaimin)

Intinya sih...

  • Lisensi pelatih C bakal ditambah pada tahun 2026

  • Dorong tiap kabupaten punya klub dan kompetisi rutin

  • Mesuji siap jadi tuan rumah untuk pelatihan lisensi para pelatih

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

​Bandar Lampung, IDN Times – Asprov PSSI Lampung membeberkan rencana untuk merombak total ekosistem sepak bola Lampung. Perombakan mulai dari peningkatan SDM hingga infrastruktur hingga tingkat desa.

​Plt Ketua Asprov PSSI Lampung, Sumardji menyampaikan rencana menggratiskan biaya pemateri untuk lisensi pelatih dan menargetkan setiap desa memiliki lapangan yang layak.

"Tentu lisensi pelatih ini sangat penting, karena memang terbilang mahal. Jadi, kita membantu untuk meningkatkan kualitas pelatih dan sepakbola di Lampung," katanya, Selasa (20/1/2026).

​1. Lisensi pelatih C bakal ditambah

Ilustrasi berkas. (Pexels.com/Kindel Media)

Guna menjawab hal ini, Sumardji menegaskan kuota lisensi pelatih C akan ditambah 2026 ini.

​"PSSI bakal membiayai semua terkait dengan pemateri dan sebagainya. Soal lisensi pelatih dan wasit harus segera dijalankan dalam waktu dekat agar masyarakat yang ingin berkarir di sepak bola bisa merasakan dampaknya," ujarnya.

​2. Dorong tiap kabupaten punya klub dan kompetisi rutin

Ilustrasi bermain sepak bola. (Pexels.com/Misha Zimin)

​Sumardji meminta setiap Askab di kabupaten/kota untuk lebih proaktif melakukan pendekatan kepada kepala daerah dan Dispora. .

"Tujuannya jelas setiap daerah wajib memiliki klub sepak bola sebagai wadah bagi anak-anak di Sekolah Sepak Bola," ujarnya.

​Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali sepak bola melalui kompetisi rutin di tingkat kabupaten agar iklim persaingan tetap terjaga.

​3. Mesuji siap jadi tuan rumah

Ketua Askab PSSI Mesuji, Budi Yunanda. (IDN Times/Muhaimin)

​Senada dengan program provinsi, Ketua Askab PSSI Mesuji, Budi Yunanda, memaparkan visi untuk Kabupaten Mesuji. Ia berkomitmen membangun infrastruktur dari level terbawah.

Visi satu desa satu lapangan pembangunan lapangan berstandar di setiap desa. Menyiapkan satu pelatih berlisensi dan satu wasit untuk setiap desa," ungkapnya.

​Budi menyebut dirinya juga siap apabila Mesuji ditunjuk sebagai tuan rumah dari pelatihan lisensi para pelatih tersebut.

"Kita punya sentra pelatihan, bisa memanfaatkan Taman Kehati dan GOR Mesuji sebagai lokasi pelatihan terpusat," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team