Bandar Lampung, IDN Times – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung menyoroti performa Bhayangkara Presisi Lampung FC selama paruh pertama kompetisi.
Sorotan utama diarahkan pada pola permainan dan strategi yang diterapkan pelatih kepala Paul Munster, yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Wakil Ketua Asprov PSSI Lampung Yoga Swara menilai gaya bermain Bhayangkara Presisi Lampung FC cenderung monoton dan membosankan, sehingga mudah dibaca lawan. Pola serangan menurutnya minim variasi dan kurang mampu memaksimalkan potensi pemain di lini depan.
“Permainan Bhayangkara sejauh ini terlihat monoton. Pola serangannya itu-itu saja, sehingga tidak memberikan kejutan bagi lawan,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (24/1/2026).
