Bandar Lampung, IDN Times - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, menyoroti efektivitas penyelesaian akhir timnya meski berhasil meraih kemenangan atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2026/2027, Selasa (20/10/2026) malam.
Oscar mengakui anak asuhnya sempat kesulitan mengendalikan permainan pada 15 menit pertama pertandingan. PSIM yang menerapkan formasi 4-4-1 mampu memberikan tekanan sehingga Bhayangkara tidak leluasa mengembangkan permainan.
Namun, situasi perlahan berubah setelah Bhayangkara mampu menguasai lini tengah dan mengendalikan tempo pertandingan. Tim berjuluk The Guardians Of Saburai itu kemudian mulai menciptakan sejumlah peluang untuk mencetak gol.
"Pada 15 menit pertama, cukup sulit bagi kami mengendalikan permainan. PSIM menerapkan skema 4-4-1 dan kami tidak bisa mencetak gol. Kami sedikit tertekan oleh perlawanan mereka," ujar Oscar dalam konferensi pers seusai pertandingan.
