ilustrasi gol (unsplash.com/Joshua Hoehne)
Madura United kembali menyamakan kedudukan pada menit ke 77. Albertine Joao Pereira (Baloteli) yang masuk pada babak kedua menggantikan Aji Kusuma berhasil mencetak gol setelah menerima umpan Luiz Marcelo Morais dos Reis. Tendangan pemain Madura itu sulit dijangkau Awan Setho dan mengubah skor menjadi 2-2.
Pertandingan semakin panas pada menit ke-82 setelah Ocampo menendang bola jauh ke luar lapangan, meski bola sebelumnya telah disapu keluar lapangan. Aksi tersebut memicu reaksi emosional dari pemain, ofisial, dan pemain cadangan Madura United.
Insiden itu berujung pada kartu merah untuk seorang ofisial Madura United yang disebut sebagai asisten pelatih. Ofisial Bhayangkara juga dilaporkan menerima kartu merah dalam rangkaian insiden tersebut.
Di tengah tensi pertandingan yang semakin tinggi, kedua tim tetap berusaha mencetak gol kemenangan. Pada menit ke 88, Baloteli kembali mengancam melalui sundulan.
Madura United akhirnya berbalik unggul pada menit ke 90. Santa Cruz mencetak gol keduanya atau brace pada pertandingan ini melalui sundulan. Gol itu tercipta setelah menerima umpan silang dari Luiz Macelo Morais Dos Reis (Lulinha) di sisi kiri.
Umpan tersebut berhasil dimaksimalkan Santa Cruz untuk membawa Madura United unggul 3-2. Gol itu membuat tuan rumah berada di ambang kemenangan setelah sempat tertinggal pada babak pertama.