Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Drama 6 Gol di Pamekasan! Bhayangkara FC Tahan Madura United 3-3
Bhayangkara Presisi Lampung FC. (IDN Times/Tangkapan Layar).
  • Bhayangkara Presisi Lampung FC bermain imbang 3-3 melawan Madura United pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

  • Bhayangkara sempat unggul lewat Jefferson Brenes dan Matias Ocampo, meski Brenes dikartu merah pada menit ke-59 setelah keputusan wasit dikonfirmasi VAR.

  • Madura berbalik unggul melalui gol Baloteli dan brace Santa Cruz, tetapi Sani Rizki menyamakan skor pada menit 90+2; Bhayangkara menjaga rekor tak terkalahkan lima laga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times – Bhayangkara Presisi Lampung FC bermain imbang 3-3 melawan Madura United dalam pertandingan pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026) malam.

Drama enam gol mewarnai pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut. Setelah tertinggal 0-1 pada babak pertama melalui gol pemain Bhayangkara FC Jefferson Brenes pada menit ke-26, Madura United sempat membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Namun, Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil menggagalkan kemenangan tuan rumah lewat gol Sani Rizki Fauzi pada menit 90+2. Berikut ulasan lengkap jalannya pertandingan babak kedua.

1. Santa Cruz samakan kedudukan, Madura United bangkit

Hugo Gomes alias Jaja saat tampil di laga perdana Super League 2026/2027 Madura United vs Persijap Jepara, Minggu malam (6/9). (instagram/@maduraunited.fc))

Memasuki babak kedua, Madura United langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Peluang pertama datang pada menit ke 50 melalui Pedro Filipe Tinoco Monteiro yang menerima umpan silang Juan Danilo Santacruz Gonzalez. Namun, sepakannya hanya membentur tiang gawang Bhayangkara.

Tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan semenit kemudian. Juan Danilo Santacruz Gonzalez mencetak gol melalui sepakan dari luar kotak penalti setelah menerima assist Hugo Gomes dos Santos Silva. Gol tersebut menjadi gol kedua Santa Cruz pada musim 2026/2027 sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.

Bhayangkara tidak tinggal diam. Pada menit ke-53, Moussa Sidibe memperoleh peluang melalui tendangan bebas yang berhasil ditepis kiper Madura United. Bola kemudian menghasilkan sepak pojok. Dari situasi sepak pojok pada menit ke 54, sundulan Nehar Sadiki masih melebar di sisi kanan gawang kiper Madura United Angga Saputro.

2. Jefferson Brenes kartu Merah, Bhayangkara tetap menekan

Ilustrasi kartu merah. (IDN Times/Aditya Pratama).

Pertandingan semakin panas pada menit ke 59 ketika Jefferson Brenes menerima kartu merah langsung. Pemain asal Kosta Rika itu diduga melakukan tindakan memukul Hugo Gomes.

Wasit Muhammad Tri kemudian melakukan peninjauan VAR untuk memeriksa kemungkinan kartu merah. Setelah pemeriksaan, wasit tetap pada keputusan awalnya dan Brenes harus meninggalkan lapangan. Hugo Gomes juga menerima kartu kuning dalam insiden tersebut.

Meski bermain dengan 10 pemain, Bhayangkara tetap mampu memberikan perlawanan. Madura United juga terus mencari celah untuk membalikkan keadaan. Pada menit ke 66, Santa Cruz kembali mendapatkan peluang melalui sundulan, tetapi bola melebar di sisi kiri gawang Bhayangkara.

3. Matias Ocampo bawa Bhayangkara kembali unggul

ilustrasi gol dalam sepak bola (unsplash.com/Chaos Soccer Gear)

Bhayangkara Presisi Lampung FC justru berhasil kembali memimpin pada menit ke 70. Matias Ernesto Ocampo Ornizun mencetak gol melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur ke sisi kanan atas gawang dan sulit dijangkau Angga Saputro.

Gol tersebut berawal dari umpan Moussa Sidibe yang membuka ruang bagi Ocampo untuk melepaskan tembakan. Bhayangkara pun kembali unggul 2-1.

Madura United berusaha segera merespons. Pada menit ke 72, Baloteli memperoleh peluang saat berhadapan dengan kiper Awan Setho Raharjo. Namun, posisinya sudah lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Semenit kemudian, Hugo Gomes mencoba peruntungan melalui tendangan dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar gawang.

Bhayangkara melakukan empat pergantian pemain sekaligus pada menit ke-74. Sani Rizki Fauzi, Moisés Wolschick, Ferré Murari, dan Milan Ristovski masuk menggantikan I Putu Gede Juni Antara, Moussa Sidibe, T. M. Ichsan, dan Allano Brendon de Souza Lima.

4. Baloteli dan Santa Cruz bikin Madura United berbalik unggul

ilustrasi gol (unsplash.com/Joshua Hoehne)

Madura United kembali menyamakan kedudukan pada menit ke 77. Albertine Joao Pereira (Baloteli) yang masuk pada babak kedua menggantikan Aji Kusuma berhasil mencetak gol setelah menerima umpan Luiz Marcelo Morais dos Reis. Tendangan pemain Madura itu sulit dijangkau Awan Setho dan mengubah skor menjadi 2-2.

Pertandingan semakin panas pada menit ke-82 setelah Ocampo menendang bola jauh ke luar lapangan, meski bola sebelumnya telah disapu keluar lapangan. Aksi tersebut memicu reaksi emosional dari pemain, ofisial, dan pemain cadangan Madura United.

Insiden itu berujung pada kartu merah untuk seorang ofisial Madura United yang disebut sebagai asisten pelatih. Ofisial Bhayangkara juga dilaporkan menerima kartu merah dalam rangkaian insiden tersebut.

Di tengah tensi pertandingan yang semakin tinggi, kedua tim tetap berusaha mencetak gol kemenangan. Pada menit ke 88, Baloteli kembali mengancam melalui sundulan.

Madura United akhirnya berbalik unggul pada menit ke 90. Santa Cruz mencetak gol keduanya atau brace pada pertandingan ini melalui sundulan. Gol itu tercipta setelah menerima umpan silang dari Luiz Macelo Morais Dos Reis (Lulinha) di sisi kiri.

Umpan tersebut berhasil dimaksimalkan Santa Cruz untuk membawa Madura United unggul 3-2. Gol itu membuat tuan rumah berada di ambang kemenangan setelah sempat tertinggal pada babak pertama.

5. Sani Rizki gagalkan kemenangan Madura United

Skor akhir 3:3 pertandingan antara Madura United Vs Bhayangkara Presisi Lampung FC. (Instagram.con/bhayangkarafc

Drama belum berakhir. Ketika Madura United berpeluang mengamankan tiga poin di kandang, Bhayangkara Presisi Lampung FC justru kembali memberikan kejutan.

Pada menit ke 90+2, Sani Rizki Fauzi mencetak gol melalui tendangan dari luar kotak penalti. Gol tersebut membuat skor kembali imbang 3-3 sekaligus menggagalkan upaya Madura United mengamankan kemenangan.

Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit pada babak kedua. Dalam sisa waktu tersebut, Bhayangkara bahkan mendapatkan dua peluang emas pada menit ke 90+4. Salah satunya datang melalui tendangan Moisés Wolschick yang sempat menyentuh tangan kiper Madura United sebelum membentur tiang gawang.

Pada menit ke 90+5, Gali Friertas juga memperoleh peluang melalui sepakan dari sisi kanan lapangan. Namun, bola kembali membentur tiang gawang Bhayangkara.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 3-3.

6. Bhayangkara pertahankan rekor tak terkalahkan

Latihan Bhayangkara FC di Malang. (Instagram: @bhayangkarafc)

Hasil imbang di kandang Madura United menjadi catatan penting bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Mereka berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam lima pertandingan Super League musim 2026/2027.

Sementara itu, Madura United harus menerima hasil yang mengecewakan setelah sempat membalikkan keadaan menjadi 3-2 sebelum akhirnya kebobolan pada masa tambahan waktu.

Pertandingan ini juga memperlihatkan ketatnya persaingan kedua tim. Berdasarkan catatan pertandingan, keduanya sama-sama membukukan tujuh tembakan tepat sasaran.

Bhayangkara Presisi Lampung FC sementara berada di peringkat kedelapan klasemen. Sedangkan Madura United menempati posisi ketiga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article