Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pertemuan antara manajemen Bhayangkara FC dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (IDN Times/Istimewa).
Pertemuan antara manajemen Bhayangkara FC dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (IDN Times/Istimewa).

Intinya sih...

  • Asprov PSSI Lampung ungkap sinyal positif rencana Bhayangkara FC bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda
  • Bhayangkara FC dikenal berpindah-pindah kandang setiap tahun, penjajakan masih berlangsung
  • Manajemen Bhayangkara FC meninjau kondisi lapangan Stadion Sumpah Pemuda, Asprov PSSI mendorong perbaikan sarana dan prasarana stadion
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Lampung mengungkapkan sinyal positif ihwal tindak lanjut rencana klub Bhayangkara FC bakal bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Kota Bandar Lampung.

Ketua Asprov PSSI Lampung, Eddy Samsu mengatakan, kabar rencana kepindahan home base Bhayangkara FC ke Lampung hingga kini masih tahap penjajakan antar manajemen dengan pemerintah daerah maupun stakeholder sepak bola terkait.

"Masih baru penjajakan, artinya, masih banyak proses selanjutnya. Masih belum, tapi sudah berkeinginan yang artinya cukup positif sejauh ini," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (8/3/2025).

1. Kabar lama kini baru terealisasi

PSIM Yogyakarta meraih juara Liga 2 setelah di final menang atas Bhayangkara FC dengan skor 2-1. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Eddy melanjutkan, opsi menjadikan Stadion Sumpah Pemuda sebagai kandang The Guardian telah tersiar sejak beberapa tahun terakhir. Mengingat, Bhayangkara FC dikenal sebagai klub berpindah-pindah kandang setiap tahunnya.

Namun kabar dan isu tersebut selalu urung terlaksana dan baru terealisasi pada kompetisi Liga 1 Liga 1 2025/2026. "Jadi ini memang bukan kabar baru, ada keinginan dari mereka (Bhayangkara FC), informasi ini dari dulu dan saat ini memang masih penjajakan tapi kita belum tahu keputusannya," kata dia.

2. Komunikasi manajemen dan pemerintah daerah masih tahap awal

Manajemen Bhayangkara FC temui Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. (IDN Times/Istimewa).

Ihwal hasil pertemuan dengan Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Sumardji kemarin, Eddy menyebutkan, agenda utama kedatangan Sumardji dkk ialah meninjau dan melihat langsung kondisi lapangan Stadion Sumpah Pemuda.

Selain itu, manajemen Bhayangkara FC juga sempat bertemu dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait disambut langsung oleh gubernur Rahmat Mirzani Djausal. "Semuanya baru komunikasi awal dan masih belum mengerucut, tapi sudah berkeinginan itu ada, mudah-mudahan saja," ucapnya.

3. Dorong perbaikan sarana dan prasarana Stadion Sumpah Pemuda

Manajemen Bhayangkara FC meninjau Stadion Sumpah Pemuda di Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Pascapeninjauan Stadion Sumpah Pemuda oleh manajemen Bhayangkara FC tersebut, Eddy menambahkan, Asprov PSSI Lampung kembali mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov), untuk segera mengagendakan perbaikan sarana dan prasarana stadion.

Terutama ihwal kondisi lapangan dan rumah, hingga jarak sentel ban masih terlalu dekat dengan lapangan, sehingga masih jauh dari standar kebutuhan stadion klub Liga 1.

"Kalau soal itu dari dulu kita selalu mintakan, cuma kembali lagi ini menyangkut anggaran. Mudah-mudahan Gubernur Mirza bisa memprioritaskan hal-hal ini," harap Eddy.

Editorial Team