Tragis! Bocah Usia 5 Tahun Tewas Terlindas Minibus di Parkiran RSUDAM

Bocah perempuan berinisial RMH (5) meninggal setelah terlindas minibus di parkiran depan IGD RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Rabu 7 Oktober 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
Polisi menyelidiki insiden tersebut dan telah meminta keterangan saksi serta pengemudi Isuzu Panther. Pengemudi mengaku tidak mengetahui keberadaan korban yang saat itu berada seorang diri.
Korban tiba di IGD dalam kondisi kritis dengan perdarahan kepala. Tim medis melakukan penanganan darurat dan RJP saat henti jantung, tetapi RMH dinyatakan meninggal pukul 18.50 WIB.
Bandar Lampung, IDN Times - Seorang bocah perempuan usia lima tahun meninggal dunia akibat terlindas kendaraan minibus di area parkir depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM), Kota Bandar Lampung.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Regan Kusuma Wardani mengamini adanya peristiwa tersebut. Insiden itu dialami korban inisial RMH (5), Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
"Ya, kami telah melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Saksi di lokasi hingga pengendara sudah dimintai keterangan," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (9/10/2026).
1. Korban tertabrak saat seorang diri

Polisi melakukan kegiatan olah TKP lokasi kecelakaan bocah usia 5 tahun di area parkiran RSUDAM, Kota Bandar Lampung. (Dok. Polresta Bandar Lampung). Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan, Regan menyebutkan, keterangan awal pengemudi mobil Isuzu Panther biru metalik bernomor polisi B 1571 VMU mengaku tidak mengetahui keberadaan korban saat kendaraan tersebut melintas.
"Kalau pengakuannya pengendara ini tidak tahu. Korban ini juga posisi sendiri, artinya tidak sedang bersama orang tuanya," kata dia.
2. Korban tiba di IGD dalam kondisi kritis

Polisi melakukan kegiatan olah TKP lokasi kecelakaan bocah usia 5 tahun di area parkiran RSUDAM, Kota Bandar Lampung. (Dok. Polresta Bandar Lampung). Terkait insiden tersebut, Humas RSUDAM, Desy Yuanita menyebutkan, korban RMH tiba di IGD setengah sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi tidak sadar dan mengalami perdarahan aktif pada bagian kepala.
Menurutnya, tim medis saat itu langsung memberikan penanganan kegawatdaruratan sesaat setelah korban di IGD. Upaya medis dilakukan mulai dari menghentikan perdarahan, pemasangan infus, pemberian obat-obatan emergensi hingga pemasangan alat bantu napas.
"Penanganan medis terhadap pasien dalam kondisi gawat darurat tetap dilakukan sejak pasien tiba, tanpa menunggu proses administrasi selesai," katanya.
3. Sempat dilakukan RJP, korban dinyatakan meninggal

RSUD Abdul Moeloek, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna). Desy menjelaskan, kondisi korban memburuk sekitar pukul 18.30 WIB hingga mengalami henti jantung. Tim dokter dan perawat IGD kemudian melakukan resusitasi jantung paru (RJP), serta memberikan terapi kegawatdaruratan sesuai kondisi medis korban.
Namun setelah melalui berbagai upaya pertolongan dilakukan, korban RMH akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Memasuki pukul 18.50 WIB, jenazah korban dibawa ke Instalasi Forensik dan Kamar Jenazah RSUDAM untuk proses selanjutnya.
"Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang menuju rumah duka di Gedong Tataan sekitar pukul 22.30 WIB," ucap Desy.
4. RSUDAM sebut polisi sudah tangani kecelakaan

Polisi melakukan kegiatan olah TKP lokasi kecelakaan bocah usia 5 tahun di area parkiran RSUDAM, Kota Bandar Lampung. (Dok. Polresta Bandar Lampung). Terkait kecelakaan tersebut, Desy menyampaikan polisi telah datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Pihak rumah sakit juga menerima informasi, keluarga terlibat dalam insiden tersebut telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab.
Selain itu, RSUDAM tetap berkomitmen memberikan pelayanan kegawatdaruratan secara cepat, profesional, dan manusiawi dengan mengutamakan keselamatan pasien, khususnya bagi pasien yang datang dalam kondisi kritis.
"RSUDAM menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah. Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," imbuhnya.





















