Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sempat Kejar-kejaran, Pembunuh Satu Keluarga di Tuba Tewas Ditembak
Jenazah pelaku Ahmad Fatoni diturunkan petugas dari mobil ambulans hendak dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Istimewa).
  • Polisi menangkap Ahmad Fatoni, pelaku pembunuhan tiga anggota keluarga di Kampung Purwa Jaya, Tulang Bawang, kurang dari 12 jam setelah kejadian.

  • Pelaku melarikan diri ke Lampung Timur dan sempat melawan petugas dengan senjata tajam saat dikejar di Purbolinggo, sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur.

  • Ahmad Fatoni meninggal setelah dievakuasi ke RSUD Sukadana; jenazah dibawa untuk autopsi, sementara polisi mengamankan sepeda motor dan sebilah pisau.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tulang Bawang, IDN Times - Polisi menangkap Ahmad Fatoni (35), pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba). Pelaku ditangkap kurang dari 12 jam, setelah aksi pembunuhan menewaskan tiga orang tersebut.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan bersama jajaran Polres Lampung Timur dan Direktorat Intelkam Polda Lampung.

"Benar, kurang dari 12 jam kami berhasil melakukan pengungkapan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan terhadap satu keluarga yang terjadi kemarin pagi di Banjar Margo, Tulang Bawang," ujarnya dimintai keterangan, Selasa (6/10/2026).

1. Pelaku sempat kejar-kejaran dengan polisi

ilustrasi penembakan (pexels.com/ClickerHappy)

Pascamelakukan pembunuhan, Apfryyadi menjelaskan, Ahmad Fatoni melarikan diri mengendarai sepeda motor menuju Lampung Timur. Polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku kemudian menyisir di wilayah Purbolinggo.

Saat hendak ditangkap, pelaku disebut sempat terlibat kejar-kejaran dengan polisi. Polisi kemudian memberikan tembakan peringatan sebelum melakukan penindakan.

"Kemudian saat akan ditangkap, ia berusaha melawan. Setelah kami tembakkan peringatan, ia mencoba tetap melawan dengan sajam, sehingga kami lakukan tindakan tegas terukur," jelasnya.

2. Pelaku ditembak dan meninggal dunia

Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Atas upaya tersebut, Apfryyadi melanjutkan, polisi akhirnya membawa dan mengevakuasi Ahmad Fatoni ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana, Lampung Timur untuk mendapatkan penanganan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku dinyatakan meninggal dunia.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Ahmad Fatoni selanjutnya dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi.

"Kami bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana, pelaku dinyatakan meninggal dunia. Jadi kami tetap bawa jenazah pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," katanya.

3. Barang bukti diamankan motor dan pisau

Polisi melakukan olah TKP di rumah korban Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang. (Dok. Polda Lampung).

Dalam proses penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Berdasarkan keterangan petugas, barang diamankan berupa sepeda motor dan sebilah pisau.

"Tidak ada (barang berharga korban yang hilang). Yang diamankan cuma motor sama pisau," imbuh kasatreskrim.

Diketahui, tiga orang dalam satu keluarga meliputi pasutri Rahmad dan Hasanah berserta salah satu anaknya Defi ditemukan tewas di sebuah rumah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Senin (5/10/2026) pagi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan memburu pelaku hingga akhirnya Ahmad Fatoni berhasil ditemukan di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur.

Curated For You

Editorial Team

Related Article