Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Pemprov Lampung Gelontorkan Rp7 Miliar untuk Uang Saku Jemaah Haji

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)
Intinya sih...
  • Gubernur Lampung memberikan uang saku Rp1 juta kepada 7.050 jemaah haji asal Lampung 2025.
  • Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp7,05 miliar dan disalurkan secara bertahap sejak awal Mei.
  • Pemberian uang saku bukan hanya simbolik, tapi bagian dari pelayanan nyata kepada umat Islam yang sedang menjalankan rukun Islam kelima.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan uang saku sebesar Rp1 juta kepada seluruh jemaah haji asal Lampung 2025. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian Pemprov Lampung terhadap 7.050 jamaah yang menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Total anggaran yang disiapkan Pemprov Lampung untuk bantuan ini mencapai Rp7,05 miliar. Dana tersebut disalurkan secara merata ke seluruh kloter yang berangkat secara bertahap sejak awal Mei.

"Dana ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk kehadiran dan pelayanan pemerintah daerah di tengah umat," katanya, Minggu (18/5/2025).

1. Bukan sekadar bantuan

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)

Menurut Mirza, pemberian uang saku ini bukan hanya simbolik, tapi bagian dari pelayanan nyata kepada umat Islam yang sedang menjalankan rukun Islam kelima.

“Kami ingin memastikan ibadah ini bisa dilaksanakan lebih nyaman, dan para jemaah bisa fokus menjalani setiap rukun haji,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar uang tersebut digunakan sesuai kebutuhan ibadah, bukan hanya untuk oleh-oleh. Jemaah haji Lampung tahun ini tergabung dalam 19 kloter. Masing-masing kloter membawa sekitar 393 orang. Pemberangkatan pertama dimulai pada 2 Mei 2025, sedangkan kloter berikutnya menyusul secara bertahap.

Dari ribuan jemaah tersebut, ada nama menarik: Sutiah Sunyoto (107 tahun) dari Lampung Selatan tercatat sebagai jemaah tertua. Sementara jemaah termuda adalah Muhammad Bahauddin (18 tahun) dari Lampung Utara.

2. Manfaatkan jalur cepat imigrasi

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung, Ansori menjelaskan, beberapa kloter menggunakan skema fast track atau jalur cepat imigrasi. Dengan skema ini, jemaah bisa langsung menuju Makkah tanpa harus transit di Madinah.

"Skema ini sangat membantu, terutama bagi jamaah lansia karena mempercepat waktu perjalanan dan mengurangi kelelahan,” jelasnya.

Kementerian Agama juga sudah menyiapkan fasilitas akomodasi, katering, dan transportasi bagi jemaah Indonesia selama di Arab Saudi. Jemaah akan menjalani ibadah selama sekitar 41 hari dan mendapatkan total 127 kali makan.

Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag RI, Subhan Cholid menyebutm timnya telah lebih dulu berangkat sejak akhir 2023 untuk menyiapkan segala kebutuhan jemaah, mulai dari hotel, makanan bercita rasa nusantara, hingga bus khusus.

3. Doa untuk Lampung dari Tanah Suci

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat memberikan uang saku ke jemaah haji. (IDN Times/istimewa)

Mirza juga menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar pembangunan Lampung terus diberkahi dan dijauhkan dari bencana.

“Mohon doakan agar Lampung menjadi provinsi yang religius, aman, dan makmur. Doakan juga agar lebih banyak warga bisa menunaikan haji ke depannya,” katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us