PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi. (Dok. PGN).
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM telah membangun jargas menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 4.000 SR di Gresik sejak 2022 dan 29.961 SR di Sidoarjo sejak 2010 dengan penugasan kepada PGN sebagai operator.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta mengatakan, PGN menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo serta wilayah lainnya. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur jaringan gas bumi untuk segmen rumah tangga dan pelanggan kecil, khususnya atas jaringan gas yang bersumber dari pemerintah melalui skema APBN.
Menurutnya, PGN memiliki pengalaman dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi. Termasuk aspek asset integrity, keselamatan jaringan, pengelolaan pelanggan, serta pelayanan gas bumi kepada masyarakat. Apalagi secara nasional, PGN juga telah melayani lebih dari 820 ribu pelanggan rumah tangga.
Sejalan dengan program strategis pemerintah, PGN juga terus mengembangkan pemanfaatan gas bumi melalui berbagai skema infrastruktur, baik jaringan pipa maupun solusi beyond pipeline. Termasuk Compressed Natural Gas (CNG) guna menjangkau wilayah dan kebutuhan yang belum dapat dilayani melalui jaringan pipa.