Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi Perairan Lampung 10 Oktober 2026, Cek Tinggi Gelombang

Bandar Lampung
2 min read
Kondisi Perairan Lampung 10 Oktober 2026, Cek Tinggi Gelombang
ilustrasi gelombang besar (pexels.com/GEORGE DESIPRIS)
  • BMKG memperingatkan gelombang 2,5–4 meter di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan selama 8–11 Oktober 2026.

  • Teluk Lampung relatif lebih bersahabat, dengan gelombang sekitar 1,2–1,3 meter dan 1,5–1,6 meter di bagian utara pada pagi hari.

  • Nelayan, operator kapal, dan wisatawan bahari diimbau memantau pembaruan BMKG serta mempertimbangkan angin, arus, gelombang, dan kemampuan kapal sebelum melaut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

IDN Times, Bandar Lampung – Kondisi perairan Lampung, Sabtu (10/10/2026), menunjukkan perbedaan antara perairan terbuka dan wilayah teluk. Perlu diwaspadai terutama di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.

Itu karena, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter–4 meter di kedua wilayah tersebut pada periode 8–11 Oktober 2026.

Sementara itu, perairan Teluk Lampung memiliki kondisi yang relatif lebih bersahabat, meskipun tinggi gelombang di beberapa bagian teluk masih perlu diperhatikan. Tinggi gelombang sekitar 1,2 meter–1,3 meter dan bagian utara sekitar 1,5 meter–1,6 meter pada pagi hari.

Masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, dan wisatawan bahari, diimbau memeriksa pembaruan prakiraan serta peringatan gelombang tinggi sebelum melakukan aktivitas di laut. Berikut rincian prakiraan kondisi perairan Lampung berdasarkan data BMKG Maritim yang berlaku pada 10 Oktober 2026.

1. Tinggi gelombang perairan

Wilayah Perairan

Prakiraan Tinggi Gelombang

Kecepatan Angin

Kategori

Perairan Barat Lampung

2,5–3,1 meter

Sekitar 10–15 knot

Tinggi

Selat Sunda Selatan Lampung

2,5–3,3 meter

Sekitar 9–15 knot

Tinggi

Teluk Lampung bagian selatan

Sekitar 1,2–1,3 meter

Sekitar 7 knot

Rendah–sedang

Teluk Lampung bagian utara

Sekitar 1,5–1,6 meter

Sekitar 3–5 knot

Sedang

2. Perairan Barat Lampung

Parameter

Prakiraan

Kondisi cuaca

Udara kabur hingga berawan

Suhu udara

Sekitar 27–28°C

Kelembapan

Sekitar 78–80 persen

Arah angin

Tenggara

Kecepatan angin

Sekitar 10–11 knot

Hembusan angin

Hingga sekitar 21 knot

Tinggi gelombang

Sekitar 2,5–2,6 meter pada dini hari

Arah arus

Barat laut

Perairan Barat Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian karena tinggi gelombangnya diprakirakan mencapai sekitar 2,5–3,1 meter.

Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim, pada Sabtu dini hari, gelombang di wilayah ini berada di kisaran 2,5–2,6 meter. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan sekitar 10–11 knot dan hembusan yang dapat mencapai 17–21 knot.

3. Selat Sunda Selatan Lampung

Parameter

Prakiraan

Kondisi cuaca

Berawan hingga berawan tebal

Suhu udara

Sekitar 27–28°C

Kelembapan

Sekitar 80–83 persen

Arah angin

Tenggara hingga timur

Kecepatan angin

Sekitar 9–10 knot

Hembusan angin

Hingga sekitar 22 knot

Tinggi gelombang

Sekitar 2,6–2,7 meter pada beberapa waktu pengamatan

Arah arus

Barat

Selat Sunda bagian selatan juga perlu diwaspadai. BMKG Maritim memperkirakan tinggi gelombang mencapai sekitar 2,6–2,7 meter pada beberapa waktu pengamatan 10 Oktober, sementara peringatan gelombang tinggi di wilayah ini mencapai 3,3 meter.

Tingginya gelombang perlu menjadi perhatian kapal kecil, nelayan, dan pelaku wisata bahari. Masyarakat yang hendak menyeberang atau melakukan perjalanan laut perlu memeriksa informasi operasional pelayaran terbaru.

4. Teluk Lampung Bagian Selatan

Parameter

Prakiraan

Kondisi cuaca

Udara kabur, kemudian cerah berawan

Suhu udara

Sekitar 27°C

Kelembapan

Sekitar 83 persen

Arah angin

Tenggara

Kecepatan angin

Sekitar 7 knot

Hembusan angin

Sekitar 12–13 knot

Tinggi gelombang

Sekitar 1,2–1,3 meter

Arah arus

Barat

Berbeda dengan perairan terbuka di sisi barat Lampung, Teluk Lampung bagian selatan diprakirakan memiliki gelombang lebih rendah.

Pada Sabtu pukul 07.00 WIB, BMKG memperkirakan tinggi gelombang sekitar 1,3 meter. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan sekitar 7 knot dan hembusan hingga 13 knot.

Meskipun relatif lebih tenang dibandingkan perairan barat, kondisi ini tidak berarti seluruh aktivitas laut aman tanpa memperhatikan cuaca dan kemampuan kapal.

5. Teluk Lampung bagian Utara

Parameter

Prakiraan

Kondisi cuaca

Cerah berawan

Suhu udara

Sekitar 27–28°C

Kelembapan

Sekitar 75–80 persen

Arah angin

Utara

Kecepatan angin

Sekitar 3–5 knot

Hembusan angin

Sekitar 10–11 knot

Tinggi gelombang

Sekitar 1,5–1,6 meter

Arah arus

Barat daya hingga selatan

Teluk Lampung bagian utara diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan pada pagi hari. Namun, tinggi gelombangnya masih dapat mencapai sekitar 1,5–1,6 meter.

Pada pukul 07.00 WIB, angin diprakirakan bertiup dari utara dengan kecepatan sekitar 3 knot dan hembusan hingga 10 knot. Suhu udara diperkirakan sekitar 27°C dengan kelembapan 80 persen.

Cuaca cerah berawan tidak selalu menunjukkan laut dalam kondisi tenang. Karena itu, nelayan dan pengguna perairan tetap perlu memperhatikan tinggi gelombang serta perubahan arah angin.

  1. 6. Analisis kondisi Perairan Lampung

    Ilustrasi gelombang angin (freepik.com/wirestock)
    Ilustrasi gelombang angin (freepik.com/wirestock)

    Ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dari prakiraan maritim Lampung pada 10 Oktober 2026.

    1. Perairan barat dan Selat Sunda selatan menjadi wilayah prioritas kewaspadaan. Kedua wilayah tersebut berpotensi mengalami gelombang tinggi, bahkan peringatan BMKG menyebut kemungkinan gelombang mencapai 4 meter pada periode 8–11 Oktober 2026.
    2. Teluk Lampung relatif lebih terlindung, tetapi bukan berarti bebas risiko. Prakiraan gelombang di bagian utara dan selatan teluk masih menunjukkan kondisi yang perlu diperhitungkan oleh kapal kecil dan nelayan.
    3. Aktivitas pelayaran harus mempertimbangkan kondisi aktual. Kecepatan angin, arah arus, tinggi gelombang, dan kemampuan kapal perlu menjadi pertimbangan sebelum berangkat. Nelayan dan operator kapal sebaiknya mengikuti peringatan resmi BMKG serta arahan otoritas pelabuhan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More