Kebakaran TPA Bandar Jaya, Petugas Tol Bakter Masih Lakukan Pengamanan

Asap kebakaran TPA Bandar Jaya masuk ke Tol Bakauheni–Terbanggi Besar di KM 132+000 hingga KM 132+600, sehingga jarak pandang pengguna jalan terdampak.
PT BTB bersama kepolisian, TNI, dan instansi terkait mengerahkan tujuh water tank, memasang rambu, serta melakukan pengaturan lalu lintas untuk menekan risiko keselamatan.
Pengamanan dan penyempitan lajur sepanjang sekitar 300 meter masih berlangsung; kecelakaan truk dan Toyota Rush di KM 132 ditangani polisi, dengan dua korban luka ringan.
Lampung Tengah, IDN Times - PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB), pengelola Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar angkat bicara terkait perkembangan penanganan asap kebakaran di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. Pasalnya, asap kebakaran itu berdampak pada jarak pandang pengguna jalan di sekitar KM 132+000 Jalur B.
Direktur PT BTB, Charles Giroth mengatakan, pihaknya memastikan penanganan dan pengamanan lalu lintas masih terus dilakukan sejak asap terpantau masuk ke area jalan tol.
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami memahami kekhawatiran masyarakat, dan kami menjelaskan langkah yang sudah dilakukan secara terbuka,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
1. Asap masuk tol, petugas lakukan pengamanan

Kondisi asap kebakaran TPA Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah masih menyelimuti ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Selasa (20/10/2026) pagi. (Dok. Polres Lampung Tengah) Charles menjelaskan, kebakaran memicu kepulan asap di sekitar KM 132+000 Jalur B terjadi di luar area right of way (ROW) jalan tol. Asap kemudian masuk ke area tol sepanjang KM 132+000 hingga KM 132+600.
Asap pertama kali terpantau masuk ke area tol, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 11.53 WIB. Petugas Layanan Jalan Tol (LJT), Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung, dan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Lanal Lampung kemudian langsung memasang rambu serta rubber cone.
"Ini dilakukan untuk mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas di Jalur A maupun Jalur B. PT BTB berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Lampung Tengah dan mendatangkan water tank dari Damkar Lampung Tengah sebanyak satu unit, serta Lanud Bun Yamin Tulang Bawang sebanyak dua unit,” jelasnya.
2. Tujuh water tank dikerahkan tangani kebakaran

Petugas masih berjibaku memadamkan api dan titik panas kebakaran di TPA Bandar Jaya, Lampung Tengah, Selasa (20/10/2026) malam. (Dok. Pemprov Lampung). Penanganan kebakaran di sekitar lokasi kemudian melibatkan sejumlah pihak. DLH Lampung Tengah turut menambah armada water tank dari BPBD Lampung Tengah satu unit, Markas Kompi 1 Batalyon B Lampung Tengah satu unit, serta PT Gunung Madu Plantations dua unit. Totalnya tujuh water tank, masing-masing berkapasitas 5.000 liter.
Selain pengerahan armada pemadam, petugas LJT, PJR, dan BKO melakukan buka tutup arus lalu lintas di sekitar KM 132 hingga pukul 20.31 WIB pada Minggu. Setelah itu, pengaturan lalu lintas dilanjutkan melalui pemasangan rambu dan penyempitan arus kendaraan.
"Imbauan keselamatan kepada pengguna jalan juga disampaikan melalui layar Variable Message Sign (VMS), pengeras suara di rest area, serta gerbang tol," ucap Charles.
3. Pengamanan di lokasi masih berlangsung

Petugas Patrol Tol BTB melakukan pengaturan pengalihan arus lalu lintas ke GT Gunung Sugih. (Dok. PT BTB). Charles mengatakan, pengamanan di sekitar lokasi masih dilakukan hingga hari ini. Termasuk petugas masih memasang rambu dan melakukan penutupan satu lajur atau penyempitan arus sepanjang sekitar 300 meter di Jalur A maupun Jalur B.
“Kami terus menyesuaikan pengamanan dengan kondisi lapangan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran pengguna jalan,” ujarnya.
Selain itu, PT BTB juga menerima laporan kebakaran di sekitar KM 107+400 pada Minggu (18/10/2026) pukul 16.04 WIB. Tim Bravo, Rescue, Derek, dan tim medis PT BTB langsung melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian tepatnya pukul 16.35 WIB.
“Api bersumber dari dedaunan kering yang terbakar di lahan luar pagar ROW, lalu merambat ke dalam ROW. Jadi kebakaran di sekitar KM 132+000 berbeda dengan kejadian kebakaran di KM 107+400," lanjut dia.
4. PT BTB serahkan penyebab kecelakaan ke polisi

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan antary Toyota Rush dengan truk trailer di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Istimewa). Terkait kecelakaan di KM 132 Jalur B pada Minggu sekitar pukul 15.15 WIB, Charles mengatakan, insiden tersebut melibatkan sebuah truk dan Toyota Rush. Dua penumpang Toyota Rush mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Harapan Bunda.
Selanjutnya, penanganan kecelakaan dilakukan Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Lampung Tengah. Ia menegaskan, penetapan penyebab kecelakaan sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian.
“PT BTB menghormati prosesnya dan siap mendukung, termasuk dengan menyediakan data yang dibutuhkan. Kamu juga terus memantau kondisi lalu lintas di lokasi, untuk mencegah terjadinya insiden lanjutan akibat kepulan asap yang masuk ke area jalan tol," imbuhnya.






















