Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kabut Asap Picu Kecelakaan di Tol Bakter, Rush Ditabrak Truk Trailer!

Kab. Lampung Tengah
2 min read
Kabut Asap Picu Kecelakaan di Tol Bakter, Rush Ditabrak Truk Trailer!
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan antary Toyota Rush dengan truk trailer di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (IDN Times/Istimewa).
  • Kabut asap menutup Tol Bakauheni-Terbanggi Besar di KM 132 Lampung Tengah, memicu tabrakan Toyota Rush dan truk trailer pada Minggu sekitar pukul 15.00 WIB.

  • Toyota Rush yang melaju sekitar 20 km/jam mengerem mendadak saat jarak pandang terganggu, lalu ditabrak trailer di belakangnya yang juga melaju sekitar 20 km/jam.

  • Dua penumpang Rush mengalami luka dan dirawat di RS Harapan Bunda; petugas merekayasa lalu lintas serta berkoordinasi menangani kebakaran penyebab kabut asap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Tengah, IDN Times - Kabut asap menutupi ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) memicu kecelakaan lalu lintas di KM 132+00 Jalur B, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota Rush warna silver bernomor polisi BG 1822 U dan satu unit trailer truck UD Quester warna hijau bernomor polisi BE 9161 AU.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Tengah, Ipda Maruli Togatorop mengatakan, kecelakaan terjadi ketika kondisi ruas tol tertutup kabut asap. Petugas tol sebelumnya telah memberikan instruksi kepada pengendara untuk mengurangi kecepatan.

"Pengemudi Toyota Rush saat itu sudah menurunkan kecepatan, karena adanya kabut asap di jalan tol dan instruksi petugas," ujarnya dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

  1. 1. Toyota Rush rem mendadak

    Petugas melakukan pengaturan lalu lintas di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) akibat kabut asap kebakaran. (IDN Times/Istimewa).
    Petugas melakukan pengaturan lalu lintas di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) akibat kabut asap kebakaran. (IDN Times/Istimewa).

    Maruli menjelaskan, Toyota Rush dikemudikan Agung Prabono (25) melaju dari arah Sumatra Selatan menuju Bandar Lampung. Kendaraan tersebut masuk melalui Gerbang Tol Kramasan dan melaju di jalur cepat.

    Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mengurangi kecepatan hingga sekitar 20 kilometer per jam karena kondisi jarak pandang terganggu kabut asap. Pada waktu bersamaan, trailer truck dikemudikan Padli melaju di belakang Toyota Rush dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam.

    "Toyota Rush kemudian melakukan pengereman secara mendadak, sehingga bagian belakang kendaraan ditabrak trailer truk yang berada di belakangnya," jelasnya.

  2. 2. Dua penumpang rush luka-luka

    20260617_140318.jpg
    Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Irma Yudistirani)

    Akibat kecelakaan itu, Maruli menyampaikan, dua penumpang Toyota Rush mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RS Harapan Bunda Gunung Sugih.

    Keduanya penumpang bernama Linda Sumiyati (54) mengalami luka ringan pada bagian dada. Sementara Sapto Pratikno (50) mengalami luka ringan disertai dislokasi pada lengan kiri. Sementara pengemudi Toyota Rush dan pengemudi trailer truck dilaporkan tidak mengalami luka.

    "Petugas kemudian langsung mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta melakukan pemeriksaan terhadap para korban di rumah sakit," sebutnya.

  3. 3. Lalu lintas sempat direkayasa

    Petugas melakukan pengaturan lalu lintas di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) akibat kabut asap kebakaran.
    Petugas melakukan pengaturan lalu lintas di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) akibat kabut asap kebakaran. (IDN Times/Istimewa).

    Maruli mengatakan, petugas bersama pengelola tol dan PJR Ditlantas Polda Lampung melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kecelakaan susulan. Pihaknya juga memasang tanda peringatan dan melakukan pengalihan arus kendaraan, termasuk pengaturan lalu lintas turut dilakukan di jalan arteri lintas tengah Terbanggi Besar-Gunung Sugih.

    Selain penanganan kecelakaan, petugas berkoordinasi dengan TNI, Satgas Karhutla, pemadam kebakaran, serta Pemkab Lampung Tengah untuk menangani sumber kebakaran yang menyebabkan kabut asap.

    "Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran dan mengantisipasi dampak kabut asap terhadap pengguna jalan," imbuh Kanit Gakkum.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More