Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bacah Hanyut di Drainase Langkapura Bandar Lampung Ditemukan Meninggal
Bocah laki-laki berusia delapan tahun dilaporkan hanyut terbawa arus drainase ditemukan meninggal dunia. (IDN Times/Istimewa)

Bandar Lampung, IDN Times - Bocah laki-laki berusia delapan tahun dilaporkan hanyut terbawa arus drainase sekitaran Jalan Kulit, Gang Damai, Kelurahan Langkapura, Kota Bandar Lampung ditemukan meninggal dunia, Sabtu (11/12/2021) sekitar pukul 06.30 WIB.

Bocah tersebut berinisial DM (8), warga kelurahan setempat. Korban diduga tercebur ke dalam drainase dan seketika terseret arus deras, Jumat (10/12/2021) pukul 17.30 WIB. Ia saat itu tengah asyik bermain hujan sekitaran TKP.

"Alhamdulillah, setelah tim SAR gabungan mendatangi lokasi penemuan, bener jenazah tersebut yang kita cari," ujar Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman, saat dimintai keterangan di rumah duka.

1. Ditemukan 10 KM dari titik awal tercebur

Seorang bocah laki-laki berusia delapan tahun dikabarkan hanyut terbawa arus drainase di sekitaran Jalan Kulit. (IDN Times/Istimewa)

Syamsul menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ahmad Sahyuni (38). Saat itu, DM didapati dalam keadaan terlentang dan tersangkut batu di tepi sungai kawasan Kampung Balok, Way Balau, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Menurutnya, lokasi penemuan tersebut hampir berjarak kurang lebih 10 KM dari titik awal drainase tempat korban tercebur hingga terseret arus deras.

"Beliau melaporkan penemuan ini kepada aparat desa dan Bhabinsa setempat, kemudian dilaporkan kepada kami sebagai pihak berkepentingan atau yang menangani pencarian ini," kata Syamsul.

2. Korban lebih dulu dievakuasi di Puskesmas Kedaton

Ilustrasi jenzah. (IDN Times/Sukma Shakti)

Pasca penemuan jenazah tersebut, Syamsul mengungkapkan, Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Kedaton untuk dibersihkan. Sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga ke rumah duka di Jalan Kulit, Kelurahan Langkapura.

"Dengan ditemukannya jenazah ini. Maka tim SAR pencarian, kami berhentikan pada pagi hari ini," ucap dia.

3. Kerabat dan tetangga mulai menyambangi rumah duka

Bocah laki-laki berusia delapan tahun dilaporkan hanyut terbawa arus drainase ditemukan meninggal dunia. (IDN Times/Istimewa)

Berdasarkan informasi diterima IDN Times, jenazah bocah delapan tahun tersebut telah tiba di rumah duka diantar menggunakan ambulans Puskesmas Kedaton dan didampingi oleh Tim SAR gabungan.

Selain itu, sejumlah kerabat dan tetangga korban satu persatu mulai menyambangi rumah duka untuk menyampaikan ucapan belasungkawa. Menurut informasi, DM rencananya bakal dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) kelurahan setempat.

Editorial Team