Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 DIY Dekorasi Kamar Tidur Sempit agar Terlihat Lebih Luas
ilustrasi kamar tidur sempit dengan tata lighting yang baik (pexels.com/Max Rahubovskiy)
  • Kamar tidur sempit bisa terasa lebih lega tanpa renovasi besar melalui dekorasi DIY yang memaksimalkan fungsi, kerapian, dan barang yang sudah tersedia di rumah.
  • Cermin besar, rak dinding, serta kotak penyimpanan dari kardus membantu memantulkan cahaya, menghemat area lantai, dan merapikan barang-barang kecil.
  • Tampilan kamar dapat dioptimalkan dengan hiasan minimalis, pencahayaan hangat, sudut multifungsi, serta palet warna terang dan senada tanpa menghalangi jalur bergerak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kamar tidur yang sempit terkadang membuat penghuninya kesulitan menata barang dan menciptakan suasana nyaman. Apalagi, jika terlalu banyak furnitur atau dekorasi yang memenuhi ruangan, kamar bisa terasa semakin sesak dan berantakan.

Padahal, kamu tidak harus melakukan renovasi besar-besaran untuk membuat kamar tidur terlihat lebih luas. Dengan beberapa trik dekorasi sederhana, kamu bisa mengubah tampilan kamar agar terasa lebih lega, rapi, dan nyaman untuk beristirahat.

Kabar baiknya, sejumlah dekorasi tersebut bisa dibuat sendiri atau do it yourself (DIY) dengan memanfaatkan barang yang sudah tersedia di rumah. Selain menghemat biaya, kamu juga bisa menyesuaikan desainnya dengan selera pribadi.

Lantas, apa saja ide DIY dekorasi kamar tidur sempit agar terlihat lebih luas? Berikut tujuh inspirasi yang bisa kamu coba.

1. Gunakan cermin besar untuk menciptakan kesan luas

Ilustrasi cermin besar di kamar tidur (unsplash.com/Im3rd Media)

Cermin merupakan salah satu elemen dekorasi yang bisa membantu kamar sempit terasa lebih lapang. Permukaannya memantulkan cahaya dan bayangan ruangan sehingga menciptakan kesan visual yang lebih terbuka.

Kamu bisa menggunakan cermin besar diletakkan di dekat lemari atau dipasang pada dinding yang tidak terlalu banyak dekorasi. Jika memiliki cermin lama, manfaatkan kembali dengan memperbarui bingkainya menggunakan cat atau material dekoratif yang sesuai dengan konsep kamar.

Pilih bingkai yang sederhana agar tidak membuat tampilan ruangan terasa penuh. Kamu juga bisa memanfaatkan cermin berdiri jika tidak ingin melubangi dinding.

Pastikan cermin ditempatkan dengan stabil dan aman, terutama jika kamar dihuni anak-anak atau memiliki ruang gerak terbatas.

2. Buat rak dinding DIY untuk menghemat ruang

Ilustrasi kamar tidur sempit pria (unsplash.com/Francesca Tosolini)

Meja, lemari kecil, dan laci tambahan sering kali memakan ruang lantai yang cukup besar. Jika kamar tidurmu sempit, kamu bisa menggantinya dengan rak dinding untuk menyimpan buku, aksesori, atau barang-barang ringan.

Rak dinding dapat dibuat menggunakan papan kayu yang sesuai ukuran ruangan dan penyangga yang kuat. Kamu bisa mengecatnya dengan warna putih, krem, atau warna lain yang selaras dengan dinding kamar.

Letakkan rak di atas meja belajar atau di sudut ruangan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan. Dengan begitu, barang-barang tetap memiliki tempat penyimpanan tanpa mengganggu area berjalan.

Namun, pastikan rak dipasang menggunakan pengikat yang sesuai dengan jenis dinding dan beban barang. Hindari menempatkan benda berat di rak yang tidak dirancang untuk menahannya.

3. Manfaatkan kardus bekas menjadi kotak penyimpanan estetik

Ilustrasi kardus bekas (pexels.com/www.kaboompics.com)

Barang-barang kecil seperti kabel, alat tulis, aksesori, dan produk perawatan tubuh bisa membuat kamar terlihat berantakan jika dibiarkan menumpuk. Untuk mengatasinya, kamu bisa membuat kotak penyimpanan dari kardus bekas yang masih kokoh.

Lapisi permukaannya menggunakan kertas kado, kain sisa, atau kertas dekoratif agar tampilannya lebih menarik. Buat beberapa kotak dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan. Berikan label pada setiap kotak supaya kamu lebih mudah menemukan barang yang dicari.

Kotak tersebut bisa diletakkan di bawah meja, di dalam lemari, atau pada rak terbuka. Usahakan menggunakan motif dan warna yang senada agar kamar terlihat lebih rapi. Selain mengurangi barang berserakan, DIY ini juga menjadi cara sederhana untuk memanfaatkan kembali material masih layak pakai.

4. Ganti dekorasi dinding ramai dengan hiasan minimalis

ilustrasi bingkai foto (unsplash.com/Rumman Amin)

Memasang banyak poster, foto, dan hiasan dinding memang bisa membuat kamar terasa lebih personal. Namun, jika penempatannya terlalu padat, dinding dapat terlihat penuh dan membuat ruangan terasa sesak.

Kamu bisa mengubahnya dengan membuat dekorasi dinding minimalis dari foto pribadi, ilustrasi, atau karya seni sederhana. Caranya, pilih tiga hingga lima gambar dengan warna yang saling melengkapi. Cetak dalam ukuran yang tidak terlalu besar, kemudian susun secara teratur pada satu bagian dinding.

Jika ingin lebih hemat, kamu bisa membuat ilustrasi sendiri atau mencetak gambar menggunakan kertas yang tersedia di rumah. Gunakan perekat yang sesuai dengan permukaan dinding agar tidak merusak cat saat dilepas.

Sisakan ruang kosong di antara hiasan agar tampilan dinding terasa lebih lega. Kamu tetap bisa menunjukkan karakter pribadi tanpa memenuhi seluruh permukaan kamar.

5. Buat lampu dekoratif dengan cahaya hangat

ilustrasi lampu dekoratif di kamar (freepik.com/mrsiraphol)

Pencahayaan memiliki pengaruh terhadap suasana kamar tidur. Ruangan dengan pencahayaan yang kurang tepat bisa terasa suram, sedangkan penempatan lampu yang baik dapat membuat kamar lebih nyaman dan menarik.

Kamu bisa membuat dekorasi pencahayaan sederhana menggunakan lampu meja atau lampu dekoratif siap pakai yang ditempatkan di sudut kamar.

Pilih cahaya hangat untuk menciptakan suasana santai menjelang tidur. Sementara itu, gunakan pencahayaan yang cukup terang pada area meja belajar atau tempat bekerja.

Agar kamar terlihat lebih lapang, arahkan cahaya ke dinding atau sudut tertentu sehingga ruangan terasa lebih terbuka. Hindari menambahkan terlalu banyak lampu berukuran besar yang justru memenuhi meja dan permukaan lainnya.

Untuk keamanan, gunakan perangkat lampu yang sesuai standar, jangan menutupi lampu dengan kertas atau kain yang mudah terbakar, dan hindari merakit sambungan listrik sendiri jika tidak memiliki keahlian yang memadai.

6. Sulap sudut kosong menjadi area multifungsi

ilustrasi sudut kamar (freepik.com/freepik)

Sudut kamar yang tidak terpakai sering kali berubah menjadi tempat menumpuk pakaian atau barang yang jarang digunakan. Padahal, area tersebut bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Kamu dapat mengubahnya menjadi sudut membaca, tempat menyimpan tas, atau area kecil untuk merawat diri. Cukup gunakan furnitur yang sudah dimiliki, seperti bangku kecil, keranjang penyimpanan, atau meja lipat.

Jika ingin membuat sudut membaca, tambahkan bantal duduk dan lampu yang sesuai. Sementara itu, jika lebih membutuhkan ruang penyimpanan, gunakan keranjang dengan desain sederhana agar barang tidak berserakan.

Pilih satu fungsi utama untuk setiap sudut agar kamar tidak dipenuhi terlalu banyak aktivitas dalam satu area. Jangan lupa memastikan furnitur tidak menghalangi pintu, jendela, atau jalur berjalan. Penataan yang tepat dapat membuat kamar lebih fungsional tanpa harus menambah banyak barang.

7. Gunakan warna senada untuk dekorasi dan aksesori

ilustrasi kamar tidur anak warna krem (pexels.com/Curtis Adams)

Warna memiliki peran penting dalam menciptakan kesan visual sebuah ruangan. Kamar dengan terlalu banyak warna kontras dan motif yang saling bertabrakan bisa terasa lebih ramai.

Untuk memberikan kesan lebih luas, kamu bisa memilih warna dasar yang terang, seperti putih, krem, atau abu-abu muda. Warna tersebut dapat dipadukan dengan satu atau dua warna aksen sesuai selera.

Kamu tidak harus mengecat ulang seluruh kamar. Mulailah dari hal sederhana, seperti mengganti sarung bantal, menata seprai, memperbarui bingkai foto, atau melapisi kotak penyimpanan dengan warna yang senada.

Jika memiliki dekorasi lama yang masih bagus, manfaatkan kembali dengan menyesuaikan tampilannya menggunakan bahan yang tersedia.

Selain menciptakan kesan lebih teratur, penggunaan palet warna yang konsisten membantu dekorasi terlihat menyatu. Kamu juga bisa mempertahankan beberapa aksesori favorit sebagai aksen agar kamar tidak terasa monoton.

Membuat kamar tidur sempit terlihat lebih luas tidak selalu membutuhkan renovasi atau furnitur baru yang mahal. Memanfaatkan cermin, rak dinding, kotak penyimpanan, dekorasi minimalis, pencahayaan yang tepat, sudut multifungsi, dan warna senada, kamu bisa menciptakan ruangan yang terasa lebih lega.

Kunci utamanya adalah mengutamakan fungsi, mengurangi barang yang tidak diperlukan, dan memanfaatkan setiap sudut secara optimal. Kamu juga tidak perlu menerapkan semua ide sekaligus. Mulailah dari perubahan sederhana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Curated For You

Editorial Team

Related Article