TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Profil Arinal Djunaidi, Anak Petani Kini Jabat Gubernur Lampung

Tempuh perjalanan panjang jadi orang nomor satu di Lampung

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, saat melakukan evaluasi PPKM di Mahan Agung (IDN Times/Istimewa)

Bandar Lampung, IDN Times - Arinal Djunaidi adalah Gubernur Lampung periode 2019-2024 berpasangan dengan Chusnunia Chalim sebagai wakil gubernur. 

Menjadi orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Lampung bukan hal mudah diraih tapi melalui proses panjang. 

Berikut profil Arinal Djunaidi dihimpun IDN Times dari berbagai sumber:

1. Terlahir sebagai anak petani

Petani di Kecamatan Babulu (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Arinal Djunaidi lahir di di Tanjungkarang, Lampung, 17 Juni 1956. Ia merupakan putra asli Kabupaten Way Kanan. Ayahnya adalah seorang petani yang berasal dari Negarabatin, sedangkan ibunya berasal dari Negribesar.

Arinal bersyukur sempat merasakan bagaimana sulitnya kehidupan sebagai keluarga petani. Hal ini juga yang membuatnya bercita-cita menjadi seorang pemimpin, karena ingin meningkatkan kesejahteraan, tidak hanya petani tapi semua lapisan masyarakat.

Baca Juga: Soroti Pembangunan Pertanian, Gubernur Arinal: Jangan Program Rutinitas

2. Sejak kecil cerdas dan ulet

Popmama.com

Lantaran bercita-cita tinggi, Arinal memohon restu kepada sang ayah untuk menimba ilmu ke Kota Bandar Lampung. Ia tidak mau bersaing hanya untuk jabatan tertinggi di kampungnya saja, tapi ingin lebih bermanfaat untuk masyarakat Provinsi Lampung.

Sang ayah melihat tekad bulatnya dan akhirnya memberi restu serta berusaha keras agar sang putra dapat meraih cita-citanya. Akhirnya Arinal merantau ke Bandar Lampung untuk melanjutkan sekolah menengahnya.

3. Ternyata sarjana pertanian

Gubernur Arinal Djunaidi. (IDN Times/Istimewa).

Setelah menamatkan pendidikan di Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA), Arinal melihat kesempatan untuk menjadi seorang sarjana. Ia lalu melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila).

Pada 1981, berhasil menyandang titel sarjana pertanian. Selesai kuliah, Arinal Djunaidi memilih menjadi pegawai negeri. 

Ia meniti karier ulet dari tangga paling bawah sampai akhirnya menjadi kepala dinas di tahun 1999.

4. Sempat diajak jadi calon wakil bupati Way Kanan

Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Mardya Shakti)

Puluhan tahun meniti karier di birokrasi, Arinal Djunaidi sempat diajak untuk maju menjadi calon wakil bupati di Kabupaten Way Kanan. Namun Sjachroedin ZP, gubernur saat itu, tidak menyetujuinya, malah menawarkan posisi sebagai Sekretaris Daerah.

Pada tahun 2014, Arinal Djunaidi dipercaya untuk menduduki jabatan tertinggi tersebut di birokrasi hingga pensiun  2016.

5. Bergabung menjadi politisi Golkar

Gubenur Lampung, Arinal Djunaidi (IDN Times/Istimewa)

Memasuki masa pensiun, Arinal Djunaidi menapi dunia politik. Partai Golkar yang dipilihnya untuk memuluskan jalan karir di partai politik.

Ia saat ini menjadi Ketua DPD Golkar Lampung dan mengemban misi membesarkan partai untuk menghadapi Pilkada 2018, Pileg, dan Pilpres 2019. Saat mengemban amanah ini, ia konsolidasi partai dan aksi-aksi sosial di masyarakat.

Arinal selalu berpesan kepada rekan sesama partainya, agar sebagai wakil rakyat harus memposisikan diri bersama rakyat.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Lampung Tertinggi se-Sumatera, Gubernur: Jangan Terlena

Berita Terkini Lainnya