Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Mahasiswa PWK Itera Ikut Ekspedisi Patriot ke Daerah Transmigrasi

13 Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Sumatera (Itera) Terpilih Mengikuti Ekspedisi Patriot yang Digagas Kementerian Transmigrasi dan Institut Teknologi Bandung (ITB)
13 Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Sumatera (Itera) Terpilih Mengikuti Ekspedisi Patriot yang Digagas Kementerian Transmigrasi dan Institut Teknologi Bandung (ITB) (Dok/Humas Itera)
Intinya sih...
  • Ekspedisi Patriot melibatkan 13 mahasiswa PWK Itera
  • Tim ekspedisi akan menghasilkan tujuh luaran utama
  • Mahasiswa PWK tersebar di berbagai daerah Indonesia termasuk Lampung
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Sebanyak 13 mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Sumatera (Itera) terpilih mengikuti Ekspedisi Patriot yang digagas Kementerian Transmigrasi, dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai penyelenggara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Transmigrasi Patriot, yang bertujuan memperkuat pembangunan berkelanjutan di kawasan transmigrasi melalui riset, pemetaan potensi, dan pemberdayaan masyarakat.

1. Memperkuat integrasi ekonomi dan sosial di kawasan transmigrasi

Ilustrasi Transmigrasi (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Transmigrasi (IDN Times/Mardya Shakti)

Koordinator Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Bandung (ITB), Sri Maryati, menjelaskan, program ini melibatkan tujuh perguruan tinggi mitra Kementerian Transmigrasi untuk melakukan riset sosial-ekonomi, pemetaan potensi wilayah, hingga perancangan model pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, tahun ini, ITB sebagai koordinator mengirimkan tim dengan tujuh tema kegiatan yang tersebar di 29 lokus transmigrasi di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua. Setiap tim dipimpin dosen ITB dan beranggotakan mahasiswa, alumni ITB, serta mahasiswa dari universitas mitra, termasuk Itera.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pemerataan penduduk, tetapi juga memperkuat integrasi ekonomi dan sosial di kawasan transmigrasi,” ujar Sri.

2. Tim ekspedisi akan menghasilkan tujuh luaran utama

Ilustrasi Transmigrasi (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Transmigrasi (IDN Times/Mardya Shakti)

Kaprodi PWK Itera, Shahnaz Nabila Fuady mengatakan, keterlibatan mahasiswa Itera dalam program ini menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan di lapangan. “Sebanyak 13 mahasiswa PWK Itera terpilih dan ditempatkan di beberapa wilayah transmigrasi di Sumatra. Mereka akan bergabung dengan tim ITB untuk mendukung riset dan pengembangan kawasan,” jelasnya.

"Selama empat bulan, tim ekspedisi akan menghasilkan tujuh luaran utama, antara lain rancangan kebijakan infrastruktur, model kelembagaan ekonomi, strategi pencegahan konflik, inovasi teknologi tepat guna, kajian potensi pelabuhan transit, hingga perencanaan komoditas unggulan sesuai karakteristik wilayah," jelasnya.

3. Mahasiswa PWK tersebar di berbagai daerah Indonesia termasuk Lampung

Ilustrasi Transmigrasi (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Transmigrasi (IDN Times/Mardya Shakti)

Adapun, 13 mahasiswa PWK Itera yang terlibat dalam ekspedisi. Mereka yakni, Axcel Penalementa SK; Ade Intan Wulandari; Reyhan Zulfy; Rommy Kahfi; dan Achmad Sobri ditempatkan di Cot Girek, Aceh Utara, Aceh. Selain itu, Daniel Christian Sinuraya di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau; Yoel Dwi Putranto Sidabutar di Muara Takung, Sijunjung, Sumatra Barat; Muhammad Sadewa Satya Irawan di Telang, Banyuasin, Sumatra Selatan.

Ada juga Ismail Ridwan di Parit Rambutan, Ogan Ilir, Sumatra Selatan; Aulia Maulidina di Karang Agung Ilir, Banyuasin, Sumatra Selatan; serta Yurike Arfanita, Della Margaret Br Ginting, dan Herda Rahmadanti di Way Tuba, Way Kanan, Lampung.

Selain Itera, perguruan tinggi lain yang turut serta dalam program ini antara lain Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Institut Teknologi Bandung. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us