8 Tips Praktis Membuat Adonan Pasta Rumahan Lezat dan Kenyal

- Tepung double zero "OO" ideal untuk pasta karena hasilnya lebih elastis
- Penggunaan telur berkualitas tinggi memberikan warna dan rasa terbaik pada pasta
- Proses penggilingan, pemotongan, dan penyimpanan adonan pasta yang tepat akan menghasilkan pasta segar dan lezat
Pasta menjadi salah satu makanan khas Italia digemari banyak orang. Kombinasi bumbu-bumbu saus dan keju sebagai kondimen pelengkapnya memang gak pernah gagal bikin lidah bergetar.
Kepikiran membuat pasta sendiri di rumah? Kalau kamu ada bahan tepung dan telur, coba deh berkreasi menjadi bentuk pasta yang kamu inginkan.
Apalagi, menggunakan bahan baku yang sehat dan terjamin kualitasnya, tentu bakalan memberi kepuasan tersendiri. Cara mengolahnya memang memerlukan usaha lebih, tetapi ada beberapa tips praktis dapat kamu simak pada artikel di bawah ini.
1. Pilih jenis tepung yang tepat

Umumnya, tepung digunakan dalam membuat pasta adalah jenis tepung double zero "OO". Jenis tepung ini memiliki tekstur sangat halus karena proses penggilingan yang ketat. Sehingga adonan yang dihasilkan pun cenderung lebih elastis daripada tepung lainnya.
Bila kamu tidak dapat menemukan tepung double zero "OO", alternatif lainnya yang dapat adalah tepung protein tinggi atau tepung semolina kasar, meskipun teksturnya mungkin tidak terlalu lembut.
2. Telur segar untuk memberi warna keemasan

Penambahan telur dalam pasta dapat memberikan warna keemasan yang indah. Selain itu, telur membantu menyatukan semua bahannya.
Gunakan telur segar berkualitas tinggi untuk mendapatkan rasa terbaik. Jika telur sempat disimpan di dalam lemari es sebelumnya, maka diamkan terlebih dahulu hingga mencapai suhu ruang.
3. Perhatikan rasio tepung dan telur

Telur dapat membuat adonan pasta menjadi kenyal dan lembut. Dalam setiap 100 gram tepung terigu, kamu dapat mencampurkan 1 butir telur, begitu juga dengan kelipatannya. Tinggal sesuaikan jumlah telur jika ingin adonan menjadi lebih lembut.
4. Campurkan dengan benar

Langkah pertama, campurkan bahan kering terlebih dahulu. Dalam wadah besar, masukkan tepung terigu dan sejumput garam.
Bahan lain yang bisa kamu tambahkan adalah bumbu penyedap. Lalu, campurkan secara merata dengan memakai balloon whisk.
Biasanya, tepung akan dituang di atas meja kerja dan dibuatkan cekungan di tengahnya. Selanjutnya, telur akan dimasukkan diikuti dengan tambahan sedikit minyak zaitun. Gunakan garpu untuk mencampurkannya perlahan.
5. Uleni dengan tangan

Setelah tercampur sempurna, uleni adonan pasta selama 10-15 menit hingga permukaannya menjadi halus dan elastis. Teknik menguleni dengan tangan ini lebih efektif dalam mengembangkan gluten. Terlebih lagi, kamu dapat merasakan konsistensi adonan secara langsung sehingga bisa menyesuaikan dengan hasil yang diinginkan.
6. Istirahatkan adonan

Bila sudah cukup kalis, diamkan adonan selama minimal 30 menit sebelum masuk ke dalam proses penggilingan. Bungkus adonan dalam plastik cling wrap untuk menjaga kelembapannya.
Gluten yang terbentuk pun akan menjadi rileks dan mudah dibentuk. Hal ini tentu dapat memudahkanmu dalam proses penggilingan nantinya.
7. Gunakan mesin penggiling yang tepat

Gunakan mesin penggiling pasta atau rolling pin untuk mendapatkan ketebalan yang diinginkan. Taburi permukaan kerja dan adonan dengan sedikit tepung saat memulai proses menggiling agar tidak lengket.
Pastikan alat penggiling dalam keadaan bersih. Lalu, masukkan adonan pasta yang sudah digiling ke dalam mesin, tarik keluar. Ulangi dua atau tiga kali hingga memperoleh lembaran dengan ketebalan yang seragam.
8. Potong sesuai kebutuhan

Setelah mendapatkan lembaran pasta yang sempurna, potong adonan menjadi bentuk pasta yang diinginkan, seperti fettucine, tagliatelle, lasagna atau bentuk lainnya. Kamu dapat memotongnya dengan pisau atau mesin pemotong. Kemudian, taburi pasta yang sudah dipotong dengan tepung lagi agar tidak lengket.
Membuat pasta sendiri di rumah memang memerlukan usaha lebih, tetapi hasilnya bisa sangat memuaskan. Tentunya penggunaan bahan baku dan teknik mengolah yang tepat akan membantu dalam menghasilkan pasta segar dan lezat. Selamat mencoba.