Comscore Tracker

Mengenal Smart Massive MIMO, Solusi Konsumsi Trafik Data Tinggi

Diterapkan XL Axiata

Seiring pertumbuhan trafik data yang terus meningkat beberapa tahun terakhir, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya meningkatkan kapasitas pada jaringan. Salah satunya menerapkan teknologi terbaru “Smart Massive MIMO”, bekerja sama dengan Huawei.

Melalui serangkaian uji coba yang telah dilakukan, penerapan teknologi ini telah berhasil meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan hingga beberapa kali lipat lebih besar.

1. Membantu mengurangi beban operasional jaringan

Mengenal Smart Massive MIMO, Solusi Konsumsi Trafik Data TinggiTeknisi melakukan perawatan perangkat Base Transceiver Station milik XL Axiata yang menjangkau pelanggan di kawasan wisata Gunung Rinjani, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, teknologi Smart Massive MIMO merupakan teknologi yang menggunakan konsep multiple-input dan multiple-output radio yang dapat meningkatkan kapasitas jaringan dan efisiensi spektrum. Smart Massive MIMO memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan dengan memanfaatkan teknik massive antenna array dan feature beamforming.

Selain itu, dari sisi  operasional jaringan, teknologi ini dapat memperbesar efisiensi spektrum pada jaringan, sehingga membantu mengurangi beban operasional jaringan. Seiring dengan semakin meningkatkan kebutuhan pelanggan atas layanan data dan internet, XL Axiata dituntut untuk mampu terus memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan.

“Trafik penggunaan yang meningkat harus diimbangi dengan kapasitas jaringan yang memadai agar kualitas layanan tidak menurun. Untuk itulah, kami menggandeng Huawei untuk menerapkan teknologi Smart Massive MIMO ini di area-area yang membutuhkan penambahan kapasitas jaringan,” jelas Gede dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11/2021).

Baca Juga: Melongok Kinerja Keuangan XL Axiata Kuartal III 2021, Moncer!

2. Solusi permasalahan konsumsi trafik data tinggi

Mengenal Smart Massive MIMO, Solusi Konsumsi Trafik Data Tinggikisspng.com

Teknologi Smart Massive MIMO dari Huawei diimplementasikan untuk menjawab permasalahan pada area yang memiliki jumlah pengguna yang banyak dengan konsumsi trafik data yang tinggi. Dengan menerapkan teknologi ini, XL Axiata akan mampu menjaga kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan data meskipun menggunakan platform atau aplikasi digital yang memerlukan kapasitas besar seperti antara lain, video conference, video streaming, webinar, dan video call.

Oleh XL Axiata, penerapan teknologi ini akan dilakukan dengan berfokus pada area dengan trafik penggunaan layanan data dan internet yang tinggi, seperti di lingkungan padat penduduk, perkantoran, tempat wisata, hingga pusat perbelanjaan. Selain itu juga sangat berguna untuk menjaga kualitas layanan di pusat layanan transportasi seperti bandara, pelabuhan dan terminal, atau juga di tempat penyelenggaraan event besar yang berpotensi terjadi lonjakan trafik.

“XL Axiata juga akan menerapkan teknologi Smart Massive MIMO ini pada jaringan 5G. Selain dapat mendukung jaringan 5G, teknologi ini juga akan mampu meningkatkan kapasitas jaringan sekitar enam hingga sembilan kali lipat pada jaringan 5G dan juga efisien dalam penggunaan spektrum yang ada,” papar Gede.

3. Evolusi teknologi era 5G

Mengenal Smart Massive MIMO, Solusi Konsumsi Trafik Data TinggiPresiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini (kiri) bersama dengan Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa (kanan) mencoba demo layanan 5G yang tersedia di XL Center, XL Axiata Tower, Jakarta, Rabu (18/8/2021). (IDN Times/xlaxiata.co.id).

CEO of Huawei Indonesia Carrier Business, Andy Ma, mengatakan, Huawei Smart Massive MIMO merupakan evolusi teknologi di era 5G. Huawei Smart Massive MIMO merupakan sarana penting untuk mengatasi pertumbuhan trafik jaringan yang cepat. Huawei akan terus berkolaborasi dengan XL Axiata di bidang yang lebih teknis untuk memberikan pengalaman jaringan terbaik untuk meningkatkan layanan dan keberlangsungan bisnis ke depan.

Saat ini, teknologi Huawei Smart Massive MIMO telah dikomersialkan di lebih dari 60 jaringan operator di seluruh dunia untuk meningkatkan kinerja dan daya saing jaringan mereka.

4. Kenaikan trafik data di Mandalika

Mengenal Smart Massive MIMO, Solusi Konsumsi Trafik Data TinggiXL Axiata Tbk memastikan jaringan 4G di Lombok dalam kondisi prima menyambut World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Istimewa).

XL Axiata juga telah mengimplementasikan teknologi Smart Massive MIMO ini untuk meningkatkan kapasitas jaringan di Sirkuit Mandalika dan sekitarnya. Ada sembilan BTS yang menjangkau area sirkuit yang sudah menggunakan teknologi ini.

Penerapannya di lokasi ini diharapkan akan mampu membantu menjaga kualitas jaringan saat berlangsung event balap dunia, yaitu WSBK pada bulan ini dan MotoGP di tahun depan. Kedua ajang balap internasional tersebut berpotensi menciptakan lonjakan trafik data yang sangat tinggi karena akan dikunjungi oleh puluhan ribu penonton yang akan hadir baik dari dalam maupun luar negeri.

Hasil pemantauan oleh pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) XL Axiata, terlihat adanya kenaikan trafik yang signifikan di seputar pelaksanaan ajang balap WSBK bulan ini. Pada periode 15-21 November 2021, terjadi kenaikan trafik secara rata-rata sebesar 53 persen dibandingkan hari biasa di awal bulan saat keramaian terkait balapan belum terjadi di Mandalika. Trafik tertinggi terjadi 21 November 2021 yaitu sebesar 120 persen.

Kenaikan trafik tersebut tentunya dipicu terutama oleh masukkan pelanggan dari luar Mandalika ke area tersebut. Data dari pusat monitoring menunjukkan bertambahnya pelanggan yang berada di Mandalika hingga 198 persen dibandingkan sebulan sebelum ada acara balap. Banyak di antara pelanggan yang masuk ke Mandalika berasal dari luar Lombok. 

Selain di Mandalika, trafik data juga meningkat di hampir semua area tujuan wisata di Lombok, seperti Mataram, Senggigi, Desa Sade, hingga Sembalun. Hal yang sama juga terjadi di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan Pelabuhan Lembar. Kenaikan trafik secara rata-rata sebesar 14% dibandingkan rata-rata di hari biasa pada Oktober 2021. Kenaikan trafik ini menunjukkan mulai ramainya dunia pariwisata Lombok setelah hampir dua tahun terdampak pandemi.

 

Baca Juga: WSBK di Sirkuit Mandalika, XL Axiata Usung Teknologi Massive MIMO

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya