Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260218-WA0024.jpg
Aktivisme perbaikan jalan rusak "Wisata Telaga Sewu" di Purbolinggo, Lampung Timur. (Dok. Pemkab Lamtim).

Intinya sih...

  • Pemkab Lampung Timur gercep perbaiki jalan rusak di Kecamatan Purbolinggo setelah viral aksi sindiran warga melalui kegiatan "Wisata Telaga Sewu".

  • Bupati Ela Siti Nuryamah turun langsung ke lokasi bersama jajaran OPD, akui gangguan pelayanan publik dan minta maaf atas ketidaknyamanan kondisi jalan.

  • Perbaikan darurat dilakukan dengan penimbunan batu dan pengerasan di titik rusak parah, serta pastikan perbaikan masuk APBD 2026.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur bergerak cepat memperbaiki ruas jalan rusak di Kecamatan Purbolinggo pascaviral aksi sindiran warga melalui kegiatan "Wisata Telaga Sewu".

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah langsung ke lokasi bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), untuk meninjau sekaligus memulai penanganan darurat di ruas jalan Kabupaten Tanjung Kesuma-Bumi Jawa.

“Saya alhamdulillah, beserta seluruh jajaran turun ke lapangan. Terima kasih kepada warga yang sudah memberikan informasi yang akurat terkait kondisi jalan,” ujarnya dikutip via unggahan akun instagram @ellanuryamah_official, Rabu (18/2/2026).

1. Pelayanan publik terganggu

Aktivisme perbaikan jalan rusak "Wisata Telaga Sewu" di Purbolinggo, Lampung Timur. (Dok. Pemkab Lamtim).

Ela menegaskan, pemerintah daerah tetap bertanggung jawab atas pelayanan publik di wilayah Purbolinggo, termasuk persoalan infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat.

“Saya secara pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur meminta maaf atas ketidaknyamanan kondisi jalan yang tentu mengganggu pelayanan publik dan aktivitas masyarakat,” ucapnya.

Menurut dia, kritik dan sindiran warga justru menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. "Partisipasi publik sangat dibutuhkan dalam menjaga dan mengawasi pembangunan daerah," lanjut dia.

2. Perbaikan darurat dan jaminan anggaran 2026

Aktivisme perbaikan jalan rusak "Wisata Telaga Sewu" di Purbolinggo, Lampung Timur. (Dok. Pemkab Lamtim).

Sebagai langkah awal, Ela menyebutkan, Pemkab Lampung Timur melakukan perbaikan darurat dengan penimbunan batu dan pengerasan di sejumlah titik rusak parah. Penanganan itu dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat kecamatan, serta warga sekitar.

“Tentu kita akan kolaborasikan semuanya karena yang menikmati jalan ini adalah kita semua, masyarakat luas dari mana pun,” kata Ela.

3. Pastikan perbaikan masuk APBD 2026

Penampakan aksi viral "Wisata Telaga Semu" di Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. (Dok. IDN Times).

Ela memastikan perbaikan permanen ruas jalan tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun depan. Ruas jalan kabupaten Tanjung Kesuma–Bumi Jawa sepanjang 13,8 kilometer itu dipastikan mendapat alokasi dana melalui APBD 2026.

“Saya informasikan, ruas jalan ini sudah masuk dalam anggaran APBD 2026. Insyaallah akan ditangani secara menyeluruh,” tegas bupati.

Dari video diterima IDN Times, aksi "Wisata Telaga Sewu" ini memperlihatkan sekelompok anak-anak asyik bermain di dalam kubangan air pada lubang jalan berdiameter cukup lebar hingga menyerupai kolam renang lengkap dengan bola-bola kecil.

Tak hanya itu, warga turut memasang papan bertuliskan “Grand Opening Telaga Sewu Purbolinggo Lampung Timur” sebagai simbol protes atas kondisi jalan disebut sudah lama dibiarkan rusak. Alhasil, aksi ini ramai dan viral di media sosial (Medsos).

Editorial Team