Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wan Jamaluddin Kembali Jabat Rektor UIN Raden Intan Lampung
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melantik kembali Wan Jamaluddin sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung untuk masa jabatan 2026–2030 di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Dok.UIN Raden Intan Lampung)
  • Wan Jamaluddin resmi dilantik kembali oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung periode 2026–2030 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat.
  • Pada periode keduanya, Wan Jamaluddin berkomitmen melanjutkan program pengembangan kampus berbasis internasionalisasi, digitalisasi, dan kemandirian lembaga untuk memperkuat daya saing akademik dan tata kelola universitas.
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar berpesan agar para rektor yang dilantik menjadi teladan dalam ibadah, akademik, serta kehidupan sosial di lingkungan kampus dan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Wan Jamaluddin kembali dipercaya memimpin Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) untuk periode kedua. Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melantik kembali Wan Jamaluddin sebagai Rektor untuk masa jabatan 2026–2030.

Pelantikan berlangsung di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia di Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026). Prosesi pelantikan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Agama.

Penandatanganan berita acara pelantikan juga dilakukan dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, bersama para staf khusus, staf ahli Menteri Agama, serta pejabat eselon I dan II.

1. Lanjutkan kepemimpinan periode kedua

Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melantik kembali Wan Jamaluddin sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung untuk masa jabatan 2026–2030 di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia (Dok.UIN Raden Intan Lampung)

Sebelum pelantikan ini, Wan Jamaluddin juga sempat menerima perpanjangan masa jabatan tugas tambahan sebagai rektor. Perpanjangan tersebut berlaku sejak 28 Januari 2026 hingga ditetapkannya dan dilantiknya rektor definitif, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 001860/MA.KP.07/1/2026.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya periode kedua kepemimpinan Wan Jamaluddin di UIN Raden Intan Lampung. Pada masa jabatan sebelumnya, ia membawa visi pengembangan kampus melalui tagline Bertumbuh Mendunia.

Dalam implementasinya, visi tersebut dijalankan melalui tiga pilar utama pengembangan kampus, yaitu internasionalisasi, digitalisasi, dan penguatan kemandirian lembaga. Ketiga pilar ini menjadi arah pengembangan UIN Raden Intan Lampung untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.

2. Periode kedua fokus penguatan transformasi kampus

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) (Dok.UIN Raden Intan Lampung)

Usai dilantik, Wan Jamaluddin menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin UIN Raden Intan Lampung.

Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus mempertahankan capaian yang telah diraih kampus tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, periode kedua kepemimpinannya akan difokuskan pada semakin berkembang, baik dari sisi akademik, tata kelola kelembagaan, maupun jejaring kerja sama di tingkat nasional dan internasional.

3. Pesan Nasaruddin untuk pemimpin perguruan tinggi

Ilustrasi Universitas (Pexels.com/Emily Ranquist)

Nasaruddin Umar juga menyampaikan pesan kepada para pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri yang dilantik. Ia menegaskan, para pimpinan kampus memiliki peran penting sebagai teladan di lingkungan akademik maupun di masyarakat.

“Saya harap para rektor yang baru dilantik bisa menjadi contoh dan teladan di kampus, baik dalam urusan ibadah, akademik maupun sebagai tokoh. Anda adalah yang terbaik di kampus masing-masing. Jadilah teladan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Selain Wan Jamaluddin, pelantikan juga mencakup empat rektor universitas Islam negeri, satu rektor institut agama Islam negeri, serta satu ketua sekolah tinggi agama Kristen Protestan.

Editorial Team