Bandar Lampung, IDN Times - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) mengaku menjadi korban pemerasan oleh polisi di wilayah Way Kanan. Itu setelah suaminya ditahan atas dugaan penimbunan BBM subsidi jenis Pertalite.
Video sang IRT tersebut viral di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari dua menit tersebut, sang ibu mengenakan baju bermotif batik ini menyebut dirinya adalah pedagang eceran kecil yang menjual Pertalite untuk membantu warga sekitar yang jauh dari SPBU.
