Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral! Menu Daging 'Karet' Progam MBG di Lampung Barat
Tangkap layar penampakan menu daging "karet" progam MBG di Kabupaten Lampung Barat. (Dok. IDN Times).
  • Sebuah video viral menunjukkan menu daging program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung Barat bertekstur alot seperti karet dan dianggap tidak layak konsumsi.
  • Pihak SPPG Provinsi Lampung mengonfirmasi telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan melaporkannya ke BGN pusat untuk evaluasi lebih lanjut.
  • BGN berencana memberikan sanksi kepada pengelola dapur umum jika terbukti terjadi kesalahan operasional, sementara laporan resmi sudah dikirim ke pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Barat, IDN Times - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Provinsi Lampung kembali mengundang polemik. Satu video memperlihatkan menu daging alot disebut bak karet beredar di media sosial (Medsos).

Dalam rekaman video diterima IDN Times, tangan pria mengenakan kemeja batik seragam khas Korpri berwarna biru tampak berulang kali menarik dan menyobek sepotong daging berwarna cokelat pusat tersebut.

Meski sudah ditarik dengan tenaga cukup kuat, daging tersebut tidak kunjung terputus, melainkan hanya merenggang layaknya sebuah karet.

​"Gimana ini MBG Sumber Jaya (di Kabupaten Lampung Barat)? Ini daging karet ini," terdengar suara pria dalam video tersebut dengan nada penuh kekecewaan.

1. Disebut tak layak konsumsi

Tangkap layar penampakan menu daging "karet" progam MBG di Kabupaten Lampung Barat. (Dok. IDN Times).

Masih merujuk rekaman video berdurasi 10 detik tersebut, perekam video itu menyebut menu makanan dengan tekstur seperti itu amat tidak layak dikonsumsi. Itu karena amat berisiko bagi kesehatan para penerima manfaat.

"Nah, gak bisa dimakan ini. Tebelet (tersedak) nanti," serunya sambil terus mencoba menyobek bagian dari sepotong daging tersebut.

Selain masalah tekstur daging "karet", tampilan menu secara keseluruhan juga menjadi sorotan. Dalam wadah omprengan, nampak terlihat hanya porsi nasi putih di dua sekat baki, sedikit kuah di lubang lainnya, dan sepotong daging tersebut.

2. Sudah dilaporkan ke BGN pusat

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Terkait video beredar, Kepala Regional SPPG Provinsi Lampung, Gede mengamini pihaknya telah menerima laporan maupun informasi sebagaimana video beredar. Ia menyebutkan, peristiwa ini terjadi di salah satu sekolah penerima manfaat progam MBG di Kabupaten Lampung Barat.

"Sudah monitor. Sudah kami laporkan ke BGN pusat, untuk dievaluasi apakah cuma satu ompreng saja atau banyak yang seperti ditampilkan pada video," katanya dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

3. Janjikan sanksi terhadap SPPG

Tangkap layar penampakan menu daging "karet" progam MBG di Kabupaten Lampung Barat. (Dok. IDN Times).

Pascalangkah evaluasi tersebut, Gede melanjutkan, BGN tidak menutup kemungkinan bakal menjatuhkan sanksi serius terhadap pengelola dapur umum di sekolah tersebut.

"Jika kesalahan operasional, maka SPPG tersebut akan diberikan SP 1," imbuhnya.

Kasubag TU KPPG Bandar Lampung, Fitra Alfarizi menambahkan, pihaknya juga telah bersurat melalui laporan khusus (Lapsus) ke BGN guna menindaklanjuti keluhan terhadap menu MBG tersebut. "Kita sudah buat Lapsus ke pusat. Masih menunggu arahan dari pusat," katanya.

Editorial Team