Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mencatat, dua warga reaktif merujuk hasil rapid test massal digelar gratis oleh pemerintah kota setempat, Kamis (13/8/2020). Warga yang tercatat reaktif berasal dari Kelurahan Langkapura dan satu dari Kelurahan Tanjungkarang Pusat.
"Warga yang reaktif satu ditemukan di posko Pasar Bambu Kuning dan satunya di posko Terminal Kemiling. Dua orang yang dinyatakan reaktif telah diarahkan untuk mengisolasi diri secara mandiri selama 10 hari. Kemudian akan dicek kembali kondisi kesehatannya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli.