Lampung Selatan, IDN Times - Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Tim Teknik Geofisika ikut ambil bagian dalam upaya pemulihan pascabencana banjir di Provinsi Aceh. Mereka melakukan pemetaan sumber air bersih di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh, sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.
Tim dipimpin dosen Teknik Geofisika Itera, Rizka bersama dua mahasiswa tingkat akhir, Jhon Erik Natanel Hutabarat dan Yarra Rizky Zebua, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemetaan potensi air tanah. Memanfaatkan teknologi Audio Frequency Magnetotelluric (AFMT/ADMT), tim berhasil mendeteksi sekitar 50 titik potensial yang direkomendasikan untuk pembangunan sumur bor air bersih di kawasan terdampak.
