Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Intinya sih...

  • Korban tersangkut di gorong-gorong

  • Berhasil dievakuasi namun nyawa tidak tertolong

  • Imbauan untuk lebih mengawasi anak-anak saat hujan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times  – Adiyatma Dzaki Ar Dani (8), bocah laki-laki meninggal dunia karena tersangkut drainase (siring) di Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Selasa (13/1/2026) sore.

Lurah Rajabasa Raya, Iwan Supandi, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, usai hujan mengguyur wilayah setempat.

Ia menambahkan, korban diketahui ingin mengambil botol di drainase. “Anak itu terpeleset, lalu jatuh masuk ke siring dan terbawa arus,” katanya.

1. Korban tersangkut

Evakuasi jenazah bocah yang tersangka di gorong-gorong di Bandar Lampung. (IDN Times/istimewa)

Iwan menyampaikan, keadaan arus air saat kejadian tidak deras. Namun, saat kejadian tubuh korban tersangkut di bagian coran saluran air yang mengarah ke pintu masuk rumah warga atau gorong-gorong.

“Airnya kecil, cuma setinggi badan anak itu. Tapi dia nyangkut di gorong-gorong yang masuk ke rumah warga, ke arah garasi,” jelasnya.

Iwan mengungkapkan, tiga teman korban yang melihat kejadian tersebut kemudian berlari meminta pertolongan warga. "Pencarian dilakukan setelah warga curiga melihat air di siring menyembur tidak biasa akibat tertahan tubuh korban," ujarnya.

2. Berhasil dievakuasi

Jenazah bocah yang hanyut di Bandar Lampung. (IDN Times/istimewa)

Iwan menjelaskan, korban kemudian berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong.

“Dibawa ke fasilitas kesehatan, tapi sudah meninggal dunia. Sekarang korban sudah berada di rumah duka,” ucap Iwan.

Rumah duka berada di Jalan Bhayangkara Nomor 062, RT 08 Lingkungan 1, Kelurahan Rajabasa Raya, tepatnya di kawasan Atala 8, dekat Masjid Miftahul Jannah. Sementara lokasi kejadian berada di RT 06 Lingkungan 1 kelurahan setempat.

3. Imbauan

Lurah Rajabasa Raya, Iwan Supandi bersama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas di lokasi ditemukannya bocah tersangkut di gorong-gorong. (IDN Times/istimewa)

Iwan mengimbau warga untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat hujan, serta menghindari bermain di saluran air yang berpotensi membahayakan keselamatan.

"Warga harus lebih waspada, terutama anak-anaknya diperhatikan kembali. Karena ini musim penghujan sehingga hal serupa tidak terulang kembali," imbaunya.

Editorial Team