Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Steam Motor 'Isyarat Hati', Cara Pertamina Dukung Difabel Lampung
Pembukaan steam motor difabel “Isyarat Hati” di Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Bandar Lampung, IDN Times - PT Pertamina (Persero) Integrated Terminal Panjang bersama dengan GERKATIN (Gerakan Tuna Rungu Indonesia) menggagas pembukaan steam motor difabel “Isyarat Hati” di Bandar Lampung.

Program itu digulirkan dalam rangka mendukung pemerintah dalam upaya penyetaraan kesempatan kerja yang aksesibel bagi penyandang difabel. Berikut IDN Times rangkum konsep usaha tersebut.

1. Dukung pemberdayaan difabel

Pembukaan steam motor difabel “Isyarat Hati” di Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan menyatakan, pembukaan steam motor difabel oleh Pertamina Integrated Terminal Panjang ini menjadi bukti nyata dukungan perusahaan dalam upaya pemberdayaan difabel.

Selain itu, perwujudan nyata dari SDGs poin 10, mengurangi ketimpangan tujuan memberdayakan dan mendorong penyertaan sosial, ekonomi dan politik bagi semua, tanpa melihat usia, jenis kelamin, disabilitas, bangsa, suku, asal, kelompok etnis, agama atau ekonomi atau status lainnya.

”Semoga apa yang Pertamina lakukan ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat hasil sesuai dengan yang diharapkan,” tambah Umar, Selasa (24/8/2021).

2. Tahun pertama fokus pengelolaan steam motor

Pembukaan steam motor difabel “Isyarat Hati” di Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa).

Program steam motor difabel ini merupakan pilot project program CSR Pertamina Integrated Terminal Panjang dalam pemberdayaan penyandang disabilitas terutama para penyandang tuna rungu.

Pada tahun pertamanya ini, program berfokus pada pengelolaan steam motor. Setelah diberi pelatihan tentang seluk beluk steam motor dan fasilitas pendukung steam, para penyandang tuna rungu ini menjalankan steam motor tersebut secara mandiri.

Tahun selanjutnya, pada program ini, steam motor rencananya akan dilengkapi dengan Pojok Kopi atau Coffee Corner. "Para penyandang disabilitas nantinya akan diberi pelatihan tentang cara meracik berbagai jenis minuman kopi dan menjalankan pojok kopi tersebut," kata Umar.

3. Dapat menjadi inspirasi perusahaan lain

Ilustrasi CSR (dreamstime.com)

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Provinsi Lampung, Ratna Fitriani mengapresiasi program pemberdayaan difabel yang telah dilaksanakan ertamina Integrated Terminal Panjang. Ia berharap, apa yang telah dilakukan bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk membantu penyandang disabilitas menjadi lebih berdaya.

"Hal ini sesuai dengan program Pemerintah dalam upaya pemberdayaan disabilitas serta sejalan dengan arahan Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi untuk lebih memperhatikan kesetaraan kesempatan kerja bagi difabel di berbagai bidang," ujar Ratna.

Lurah Tanjung Gading, Rosbandi juga sangat mengapresiasi inisiatif dari Pertamina Integrated Terminal Panjang untuk memberdayakan para penyandang disabilitas."Kami berharap agar hal ini dapat berkembang ke daerah-daerah lain di Bandar Lampung,” terangnya.

Editorial Team