Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Setahun Pimpin Lampung Timur, Ela Fokus Infrastruktur hingga Kesehatan
Bupati Ela Siti Nuryamah memantau perbaikan jalan rusak "Wisata Telaga Sewu" di Purbolinggo, Lampung Timur. (Dok. Pemkab Lamtim).
  • Pemkab Lampung Timur di bawah Bupati Ela Siti Nuryamah fokus pada pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta penguatan sosial ekonomi desa selama tahun pertama kepemimpinannya.
  • Sepanjang 2025, pemerintah merekonstruksi hampir 79 km jalan, membangun jembatan dan LPJU, memperluas layanan BPJS, menekan stunting, serta menambah ruang kelas baru di berbagai jenjang pendidikan.
  • Program perlindungan sosial mencakup bantuan bagi lansia, disabilitas, dan korban bencana; dukungan pertanian dan pekerja migran; serta digitalisasi layanan publik menuju percepatan pembangunan tahun 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Timur, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur mencatat sejumlah capaian pembangunan pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Ela Siti Nuryamah dan Wakil Bupati Azwar Hadi. Pembangunan difokuskan pada percepatan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan sektor sosial dan ekonomi berbasis desa.

Ela mengatakan, tahun 2025 menjadi fondasi awal untuk mewujudkan visi "Lampung Timur Makmur Menuju Indonesia Emas" melalui semangat gotong royong atau Sakai Sambayan.

“Pada tahun pertama ini kami fokus menata dasar pembangunan, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga perlindungan sosial. Semua kami lakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

1. Infrastruktur dan pemukiman jadi prioritas

Bupati Ela Siti Nuryamah memantau perbaikan jalan rusak "Wisata Telaga Sewu" di Purbolinggo, Lampung Timur. (Dok. Pemkab Lamtim).

Sepanjang 2025, Ela menjelaskan, Pemkab Lampung Timur merekonstruksi jalan kabupaten dan desa sepanjang 78,93 kilometer, serta melakukan pemeliharaan berkala 10,15 kilometer. Selain itu, Unit Reaksi Cepat (URC) menangani kerusakan jalan sepanjang 710 meter.

Di sektor permukiman, pemerintah membangun 31,2 kilometer jalan lingkungan di 52 desa, memasang 380 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU), serta merehabilitasi 171 rumah tidak layak huni (RTLH).

"Konektivitas wilayah juga diperkuat dengan pembangunan dua unit jembatan di Kecamatan Sekampung dan Waway Karya," ucapnya.

2. Kesehatan dan pendidikan

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. (Dok. Pemkab Lampung Timur).

Dalam bidang kesehatan, Pemkab Lampung Timur mereaktivasi kepesertaan BPJS bagi 85.175 jiwa atau mencapai 118 persen dari target. Program Gertak Ela TOSS TBC menjangkau 1.825 warga, sementara program Canting Star melakukan skrining kesehatan terhadap lebih dari 250 ribu anak sekolah dan remaja putri untuk menekan angka stunting.

Kemudian dari sektor pendidikan, pemerintah membangun 104 ruang kelas baru dan merehabilitasi 136 ruang kelas dari jenjang PAUD hingga SMP.

"Kami juga memfasilitasi Sekolah Kader Ekologi telah meluluskan 4.258 kader dari tingkat desa hingga perkantoran," ucapnya.

3. Perlindungan sosial dan ekonomi desa

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. (Dok. Pemkab Lampung Timur).

Ela melanjutkan, Pemkab Lampung Timur juga menjalankan program Sekolah Rakyat bagi 75 siswa dari keluarga miskin ekstrem, dengan pembangunan gedung permanen di kawasan Islamic Center Sukadana.

Selain itu, bantuan sosial lainnya meliputi pemberian makanan bagi 180 lansia tunggal dan 1.049 korban bencana, bantuan alat bantu bagi 20 penyandang disabilitas, layanan rujukan bagi 48 orang dengan gangguan jiwa, serta pembangunan sembilan Rumah Sejahtera Terpadu (RST).

"Program Desa Migran Emas juga dijalankan di 20 desa untuk melindungi pekerja migran," ucap politisi PKB tersebut.

Sedangkan sektor pertanian, pemerintah menyalurkan bantuan alsintan dan pupuk kepada 96 gapoktan, benih sayuran bagi kelompok wanita tani di lokasi stunting, serta benih jagung dan bibit kakao. "Rumah Vertikal Dryer juga dibangun untuk meningkatkan kualitas hasil panen," lanjutnya.

4. Digitalisasi dan arah 2026

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. (Dok. Pemkab Lampung Timur).

Ela menambahkan, pemerintah daerah juga telah modernisasi layanan publik dilakukan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), aplikasi pajak Sibadak, Samsat Digital Drive Thru, serta layanan Eazy Passport. Termasuk memperkuat identitas daerah lewat city branding Makmur Lestari.

Memasuki 2026, ia menyebut Pemkab Lampung Timur telah menyiapkan enam klaster program prioritas melalui skema Hasil Terbaik Cepat.

“Kami ingin hasil pembangunan bisa lebih cepat dirasakan masyarakat. Fondasi sudah kami bangun di 2025, selanjutnya kami percepat dan perluas dampaknya,” imbuh wanita pernah duduk di kursi Senayan DPR RI tersebut.

Editorial Team