Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. (IDN Times/Muhaimin)
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. (IDN Times/Muhaimin)

Intinya sih...

  • Penggunaan drone menentukan perubahan rute kereta gantung ke Air Terjun Batu Putu

  • Proyek akan dilengkapi dengan eskalator untuk memudahkan pengunjung

  • Investor Tiongkok sepenuhnya biayai proyek tanpa APBD

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyebut rencana pembangunan kereta gantung di Kota Bandar Lampung mengalami perubahan rute. Semula proyek ini dirancang menghubungkan Rumah Dinas Wali Kota ke Pulau Kubur. Namun, setelah dilakukan peninjauan menggunakan drone, rute dialihkan menuju kawasan wisata Air Terjun Batu Putu.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyebut perubahan rute dilakukan karena faktor teknis dan estetika.

"Tadinya dari rumah dinas ke Pulau Kubur, tapi pas dilihat dari drone, memasang tiang pemancangnya juga susah. Tapi kalau dari rumah dinas ke Air Terjun, bagus sekali view-nya," katanya, Minggu  (15/6/2025).

1. Hasil evaluasi drone tentukan perubahan rute

Pemadaman Gudang yang terbakar di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)

Menurut Eva, penggunaan drone dalam survei lokasi membuktikan bahwa medan menuju Pulau Kubur sulit untuk pembangunan infrastruktur kereta gantung. Sebaliknya, jalur ke Air Terjun Batu Putu dianggap lebih memungkinkan dari sisi teknis dan menyajikan panorama alam yang indah.

"Selain lebih mudah, pemandangan ke arah air terjun sangat menarik. Kita ingin wisatawan disuguhi pemandangan perpaduan kota, pegunungan, dan laut dari ketinggian," jelasnya.

2. Disiapkan juga eskalator menuju air terjun

Pemadaman Gudang yang terbakar di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)

Eva menyampaikan, tak hanya kereta gantung, proyek ini juga akan dilengkapi dengan eskalator untuk memudahkan pengunjung menjangkau kawasan wisata Air Terjun Batu Putu.

"Ini menjadi bagian dari upaya Pemkot untuk menjadikan lokasi tersebut ramah bagi semua kalangan, termasuk lansia dan anak-anak," ujarnya.

3. Investor Tiongkok siap biayai proyek tanpa APBD

Proses pemadaman saat kebakaran di Bandar Lampung. (IDN Times/Damkarmat Bandar Lampung)

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, proyek kereta gantung ini sepenuhnya dibiayai oleh investor dari Tiongkok. Ia menegaskan tidak ada dana APBD yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

"Alhamdulillah antusias dari pemerintah Tiongkok sangat besar. Tadi sudah kita paparkan, dan nanti kita juga akan ke sana untuk menjelaskan lebih detail. Mereka ingin tahu keindahan apa yang ada di Bandar Lampung," ungkapnya.

Eva juga memastikan anggaran daerah tetap akan difokuskan untuk pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Ini murni dari investor. APBD kita tetap untuk pembangunan yang menyentuh masyarakat secara langsung," tuturnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team