Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Remaja Putri Dirundung, Polres Pringsewu Periksa 7 Saksi

Remaja Putri Dirundung, Polres Pringsewu Periksa 7 Saksi
Polres Pringsewu memeriksa tujuh orang saksi imbas video viral perundungan dialami seorang remaja putri, Minggu (20/4/2025). (Dok. Polres Pringsewu).
Intinya Sih
  • Peristiwa perundungan terjadi di lapangan Pekon Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Jumat (18/4/2025) malam.
  • Motif perundungan diduga berkaitan dengan konflik asmara antar remaja, namun belum dipastikan hingga korban diperiksa.
  • Korban dipukuli secara brutal dan dipaksa bersujud serta mencium kaki pelaku dalam video viral perundungan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pringsewu, IDN Times - Polres Pringsewu memeriksa tujuh orang saksi imbas video viral perundungan dialami seorang remaja putri. Peristiwa perundungan terjadi di lapangan Pekon Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Jumat (18/4/2025) malam.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, motif perundungan diduga berkaitan dengan konflik asmara antar remaja," jelas Kapolres Pringsewu, AKBP Yunnus Saputra, Minggu (20/4/2025).

1. Diduga urusan asmara

ilustrasi foto gandengan tangan dengan pacar (Pexels.com/Min An)
ilustrasi foto gandengan tangan dengan pacar (Pexels.com/Min An)

Yunnus menyatakan, penyidik belum bisa memastikan permasalahan asmara seperti apa hingga terjadi perundungan tersebut. Sebab, saat orang tua membuat laporan, korban tidak ikut.

“Jadi ada permasalahan rebutan teman pria, cemburu atau ingin direbut itu yang masih kami dalami lebih lanjut karena korban belum sempat diperiksa,” jelas kapolres.

Hal ini membuat proses pemeriksaan terhadap korban maupun terduga pelaku belum dilakukan.

2. Korban pelajar SMP Pesawaran

Ilustrasi pelajar (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi pelajar (IDN Times/Mardya Shakti)

Data yang dihimpun, pelaku perudungan disebut berisial I seperti yang disampaikan pihak keluarganya.

Sementara itu, korban diketahui berinisial CHF (14), seorang pelajar perempuan asal Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

3. Korban minta tolong dan minta maaf

Ilustrasi meminta tolong (pexels.com/ aldarwish)
Ilustrasi meminta tolong (pexels.com/ aldarwish)

Diketahui, video perundungan dialami remaja ini viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak korban dipukuli secara brutal oleh sejumlah pelaku meski sudah menangis dan memohon ampun.

“Tolongin aku, tolongin aku, maaf mbak maaf,” ucap korban dalam video sambil menangis ketakutan.

Lebih menyakitkan, pelaku juga memaksa korban untuk bersujud dan mencium kakinya. “Sujud lu, sujud,” terdengar suara pelaku dalam rekaman.

 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More