Bandar Lampung, IDN Times – Tatapan mata kosong dan suara bergetar, ayah almarhum Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa Universitas Lampung (Unila) meninggal dunia diduga akibat kekerasan dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Ekonomi Pencinta Lingkungan (Mahepel) menyaksikan langsung proses ekshumasi makam anaknya, Senin (30/6/2025).
Proses pembongkaran makam dilaksanakan oleh Tim Forensik Polda Lampung itu sempat diwarnai rintik hujan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beringin Raya, Bandar Lampung, Senin (30/6/2025).
“Harapan saya, perkara ini cepat selesai. Pelaku harus diadili seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku di negara kita,” ujar Abqori, ayah Pratama Wijaya dimintai keterangan saat menyaksikan proses ekhumasi anak sulungnya tersebut.