Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prakiraan Cuaca Lampung 28 September 2026, Udara Panas dan Kering
ilustrasi cuaca panas (pexels.com/Fatih Turan)
  • Cuaca Lampung pada 28 September 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan suhu siang relatif panas dan peluang hujan ringan secara lokal.

  • Kondisi kering akhir September hingga awal Oktober meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan; BMKG mendeteksi sebaran asap di Lampung pada 24 September.

  • Dinamika atmosfer dan perlambatan angin masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan lokal, sehingga warga diminta memantau pembaruan prakiraan serta peringatan dini BMKG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Prakiraan cuaca Lampung, Senin (28/9/2026) masih didominasi cerah berawan hingga berawan dengan suhu siang yang relatif panas. Hujan ringan tetap berpeluang turun secara lokal.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan sebaiknya memperhatikan kecukupan cairan dan paparan matahari. Sementara warga di wilayah rawan karhutla perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lahan yang kering.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan prakiraan dan peringatan dini karena kondisi cuaca lokal dapat berubah cepat. Berikut IDN Times sajikan prakiraan cuaca Lampung hari ini.

1. Gambaran umum

Parameter

Prakiraan Lampung

Kondisi umum

Cerah berawan–berawan

Potensi hujan

Hujan ringan secara lokal

Suhu

Sekitar 19–35°C

Kelembapan

Relatif bervariasi, terutama lebih tinggi pagi/malam

Angin

Umumnya bertiup dari timur hingga tenggara

Kondisi panas

Siang hari berpotensi terasa cukup terik

Peringatan dini

Perlu mengikuti pembaruan BMKG karena kondisi lokal dapat berubah

2. Ada potensi udara panas dan kering

ilustrasi cuaca panas (pexels.com/Eric Garcia)

BMKG menyebut, kondisi kering masih dominan pada akhir September hingga awal Oktober. Minimnya tutupan awan pada pagi hingga siang hari dapat meningkatkan pemanasan permukaan dan suhu maksimum.

Kondisi tersebut juga berkaitan dengan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG mendeteksi sebaran asap di antaranya di wilayah Lampung pada 24 September 2026.

Meskipun kemarau masih dominan, dinamika atmosfer regional tetap dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal. Untuk periode 28 September–1 Oktober, sebagian Sumatra termasuk wilayah yang masih perlu mewaspadai peningkatan hujan intensitas sedang.

Artinya, cuaca Lampung pada 28 September tidak sepenuhnya seragam. Sebagian wilayah dapat tetap cerah atau cerah berawan, sementara wilayah lain terutama yang memiliki kondisi atmosfer lebih mendukung dapat mengalami hujan lokal.

3. Angin dan kondisi atmosfer

ilustrasi angin yang kencang (pexels.com/ Rainaly Gonzalez)

Pada akhir September, aktivitas atmosfer regional masih memungkinkan terbentuknya daerah pertemuan atau perlambatan angin yang dapat membantu pertumbuhan awan hujan. Karena itu, meskipun kecenderungan umumnya kering, hujan lokal tetap perlu diantisipasi.

4. Cuaca 15 kabupaten/kota

Kabupaten/Kota

Kondisi Cuaca

Suhu

Potensi Hujan

Bandar Lampung

Cerah berawan–berawan

23–33°C

Rendah, lokal

Lampung Selatan

Cerah berawan–berawan

23–34°C

Rendah, lokal

Lampung Timur

Cerah berawan

23–34°C

Rendah

Lampung Tengah

Cerah berawan–berawan

22–34°C

Rendah, lokal

Lampung Utara

Cerah berawan

22–34°C

Rendah

Lampung Barat

Berawan–cerah berawan

19–31°C

Hujan ringan lokal

Way Kanan

Cerah berawan

22–34°C

Rendah

Tulang Bawang

Cerah berawan

23–35°C

Rendah

Tulang Bawang Barat

Cerah berawan

22–34°C

Rendah

Mesuji

Cerah berawan

23–35°C

Rendah

Pesawaran

Cerah berawan–berawan

23–33°C

Hujan ringan lokal

Pringsewu

Cerah berawan–berawan

22–33°C

Hujan ringan lokal

Tanggamus

Berawan–cerah berawan

21–32°C

Hujan ringan lokal

Pesisir Barat

Berawan–cerah berawan

22–32°C

Hujan ringan lokal

Metro

Cerah berawan

23–34°C

Rendah

Curated For You

Editorial Team

Related Article