Prakiraan Cuaca Lampung 21 Oktober 2026, Cek Suhu dan Kelembapan

- BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Lampung berawan pada 21 Oktober 2026, dengan suhu 15–36 derajat Celsius dan kelembapan 32–99 persen.
- Lampung Utara dan Mesuji diprakirakan mencatat suhu tertinggi hingga 36 derajat Celsius, sedangkan Lampung Barat berpotensi mengalami suhu terendah 15 derajat Celsius.
- Kabut atau asap diprakirakan terjadi di Lampung Barat, Tanggamus, Pesawaran, Pesisir Barat, dan Bandar Lampung; Pringsewu serta Metro berpotensi mengalami udara kabur.
Bandar Lampung, IDN Times – Prakiraan cuaca Lampung, Rabu (21/10/2026), menunjukkan sebagian besar wilayah berpotensi mengalami cuaca berawan. Sejumlah daerah juga diprakirakan mengalami udara kabur hingga kabut atau asap.
Berdasarkan data prakiraan cuaca di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara di Lampung diperkirakan berkisar 15–36 derajat Celsius. Sedangkan kelembapan udara mencapai 32–99 persen.
Lampung Utara dan Mesuji menjadi wilayah dengan suhu maksimum yang diprakirakan mencapai 36 derajat Celsius. Sementara itu, Lampung Barat berpotensi mengalami suhu minimum 15 derajat Celsius.
Masyarakat perlu memperhatikan kondisi cuaca dan perubahan jarak pandang saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kabut atau asap. Berikut rincian prakiraan cuaca Lampung hari ini berdasarkan data BMKG.
1. Prakiraan cuaca Lampung 21 Oktober 2026
Kabupaten/Kota | Gambaran Cuaca | Suhu Udara | Kelembapan |
|---|---|---|---|
Lampung Selatan | Berawan | 25–35°C | 54–94% |
Lampung Tengah | Berawan | 24–35°C | 38–95% |
Lampung Utara | Berawan | 24–36°C | 35–90% |
Lampung Barat | Kabut/Asap | 15–30°C | 38–99% |
Tulang Bawang | Berawan | 25–35°C | 44–89% |
Tanggamus | Kabut/Asap | 21–29°C | 61–99% |
Lampung Timur | Berawan | 24–35°C | 46–97% |
Way Kanan | Berawan | 25–35°C | 35–86% |
Pesawaran | Kabut/Asap | 20–32°C | 48–99% |
Pringsewu | Udara Kabur | 24–34°C | 41–95% |
Mesuji | Berawan | 25–36°C | 36–89% |
Tulang Bawang Barat | Berawan | 25–35°C | 35–91% |
Pesisir Barat | Kabut/Asap | 20–31°C | 54–97% |
Kota Bandar Lampung | Kabut/Asap | 22–32°C | 51–99% |
Kota Metro | Udara Kabur | 24–35°C | 40–98% |
2. Wilayah dengan suhu udara tertinggi

ilustrasi suhu meningkat (unsplash.com/@tinkerman) Berdasarkan tabel prakiraan BMKG, terdapat dua kabupaten yang diperkirakan mengalami suhu maksimum hingga 36 derajat Celsius, yaitu Lampung Utara: suhu 24–36 derajat Celsius dan Mesuji: suhu 25–36 derajat Celsius.
Sementara itu, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Kota Metro diprakirakan memiliki suhu maksimum mencapai 35 derajat Celsius.
Suhu udara yang tinggi dapat membuat aktivitas luar ruangan terasa lebih panas. Masyarakat disarankan mencukupi kebutuhan cairan dan menggunakan pelindung dari sinar matahari saat beraktivitas pada siang hari.
3. Lampung Barat berpotensi mengalami suhu terendah

ilustrasi suhu beku (pexels.com/Ir Solyanaya) Lampung Barat diprakirakan memiliki suhu udara berkisar 15–30 derajat Celsius. Suhu minimum tersebut menjadi yang terendah di antara wilayah dalam tabel prakiraan cuaca Lampung untuk tanggal 21 Oktober 2026.
Selain Lampung Barat, Tanggamus juga diprakirakan memiliki suhu relatif lebih rendah, yakni 21–29 derajat Celsius.
Kondisi suhu di wilayah tersebut dapat berbeda menurut lokasi dan ketinggian tempat. Masyarakat yang melakukan perjalanan pada pagi hari sebaiknya menyesuaikan pakaian dengan kondisi udara.
4. Waspadai kabut dan asap di sejumlah wilayah

ilustrasi kabut (pexels.com/Muwanguzi Isaac) BMKG mencantumkan kondisi kabut atau asap dalam prakiraan untuk Lampung Barat, Tanggamus, Pesawaran, Pesisir Barat, dan Kota Bandar Lampung. Adapun Pringsewu dan Kota Metro diprakirakan mengalami udara kabur.
Kondisi tersebut perlu diperhatikan oleh pengendara karena jarak pandang dapat berkurang. Namun, prakiraan kabut atau asap tidak dengan sendirinya memastikan adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Pengendara disarankan mengurangi kecepatan apabila jarak pandang menurun, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kondisi jalan.






















