Lampung Timur, IDN Times - Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur akhirnya buka suara merespons aksi unjuk rasa masyarakat wilayah desa penyangga menuntut penyelesaian konflik antara gajah liar dan manusia.
Kepala Balai TNWK, Mhd Zaidi mengatakan, mitigasi konflik saat ini tidak lagi dapat bertumpu pada satu pendekatan parsial, melainkan membutuhkan strategi terpadu menggabungkan penguatan infrastruktur fisik dan pemulihan ekologis habitat secara berkelanjutan.
"Kami telah melaksanakan patroli intensif di wilayah rawan, pemasangan GPS Collar pada kelompok gajah liar untuk pemantauan pergerakan, serta pemanfaatan gajah jinak untuk memblokade dan menggiring gajah liar kembali ke habitat alaminya," ujarnya, Senin (19/1/2026).
