Bandar Lampung, IDN Times – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung mencatat, masih berlangsungnya pandemik COVID-19, perekonomian Lampung menunjukkan perbaikan. Meskipun di sisi lain masih dalam fase kontraksi.
Tercatat, pertumbuhan ekonomi Lampung triwulan IV 2020 terkontraksi 2,26 persen year on year (yoy). Pertumbuhan itu lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya yang juga mengalami kontraksi sebesar 2,41 persen (yoy), dan secara keseluruhan tahun 2020 tercatat sebesar minua 1,67 persen (yoy).
Selain itu, realisasi pertumbuhan triwulan IV ini tercatat lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan IV 2019 sebesar 5,07 persen (yoy). Realisasi pertumbuhan pada triwulan IV 2020 ini juga lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Sumatera (minus 2,21 persen; yoy) dan nasional (minus 2,19 persen; yoy).
Realisasi triwulan IV tersebut secara spasial menempatkan Lampung peringkat ke-6 dari 10 provinsi di Sumatera pada triwulan IV 2020. Adapun secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan IV 2020 berdasarkan ADHB dan ADHK (2010) masing-masing sebesar Rp84,74 triliun dan Rp57,36 triliun.